Advertisement

Katuranggan burung Perkutut yang di anggap membawa sial

Hartalangit.com – Burung Perkutut lokal memang memiliki daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya karena selain memiliki suara anggungan yang merdu, Perkutut lokal juga seringkali dikaitkan dengan hal-hal berbau mistis yang kadang tidak masuk akal. Selain itu, burung ini juga dipercaya memiliki tuah tertentu berdasarkan ciri mathi/katuranggannya.


Katuranggan burung Perkutut ada yang dipercaya baik untuk dipelihara dan ada juga yang dipercaya dapat membawa nasib buruk atau kesialan. Tapi tentunya semua itu ada alasan yang mendasarinya, baik dari makna katuranggannya atau dari perilaku burung tersebut.

Berikut ini beberapa katuranggan burung Perkutut yang di anggap tidak baik untuk dipelihara:

- Perkutut Bromo Kukup

perkutut bmomo kukup - harta langit
Ilustrasi Perkutut Bromo Kukup

Perkutut Bromo Kukup memiliki ciri-ciri terdapat bulu-bulu putih pada bagian kepala sampai ekornya. Mitosnya Perkutut ini akan membawa sial bagi pemiliknya dan juga keluarganya. Bulu-bulu putih tersebut melambangkan rintangan dalam perjalanan untuk mencapai tujuan atau cita-cita. Jadi dalam melakukan apapun akan selalu mendapat rintangan.

- Perkutut Bromo Labuh Geni

perkutut bromo labuh geni - harta langit
Ilustrasi Perkutut Bromo Labuh Geni

Perkutut Bromo Labuh Geni memiliki ciri-ciri pada bagian bulunya berwarna kemerahan tapi tidak merata. Mitosnya burung ini akan menyebabkan pemiliknya sering kesusahan, sering kekurangan dalam hal rejeki dan rumah tangganya sering terjadi pertengkaran.

Bulu-bulu yang berwarna merah pada Perkutut Bromo Labuh Geni melambangkan api atau suasana panas yang selalu melingkupi keluarga pemilik Perkutut tersebut sehingga suasana rumah menjadi panas dan sering terjadi pertengkaran.

Dari namanya saja Perkutut ini memiliki aura yang panas karena melambangkan api. Pemilik Perkutut ini akan menjadi orang yang panasan/mudah emosi dan mudah tersinggung. Akibatnya dalam mencari rejeki/bekerja akan sering terjadi masalah karena dia tidak bisa mengendalikan emosinya sehingga akan sering kehilangan pekerjaan, akan sulit untuk mencari pekerjaan dan sulit mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

- Perkutut Bromo Suku

perkutut bromo suku - harta langit
Ilustrasi Perkutut Bromo Suku

Perkutut Bromo Suku memiliki ciri-ciri pada bagian bulunya berwarna kemerahan. Mitosnya pemilik burung ini akan sering sakit-sakitan. Warna kemerahan pada bulu Perkutut ini melambangkan api sehingga membuat suasana rumah terasa panas, tidak nyaman dan tidak ada kedamaian.

Hal itu disebabkan karena burung ini memancarkan energi panas yang akan menguras energi pemiliknya. Jika fisiknya tidak kuat maka akan sering sakit-sakitan. Selain itu, kondisi rumah tangga juga menjadi tidak harmonis dan selalu diwarnai pertengkaran. Jadi sebaiknya hindari memelihara burung Perkutut jenis ini.

- Perkutut Buntel Mayit

perkutut buntel mayit - harta langit
Ilustrasi Perkutut Buntel Mayit

Perkutut Buntel Mayit memiliki ciri-ciri pada bagian sayapnya terdapat sehelai bulu berwarna putih (bulu utama). Mitosnya burung ini akan membawa malapetaka bagi pemilikya dan juga keluarganya.

Dari namanya saja sudah terdengar menyeramkan, maka konotasinya pasti juga akan jelek. Buntel Mayit artinya adalah “pembungkus mayat”. Ketika kita mendengar namanya saja pasti akan ada perasaan tidak nyaman, apalagi jika memeliharanya tentu akan membuat perasaan selalu was-was dan menjadikan pikiran selalu negatif. Sesuatu yang membuat hati dan pikiran tidak nyaman akan mengundang hal-hal negatif datang dalam kehidupan.

Pada Tosan Aji seperti Keris dan Tombak juga ada jenis Pamor yang namanya Buntel Mayit. Tapi nama yang sebetulnya adalah Pamor Buntel Mayat. Buntel artinya “bungkus” dan Mayat artinya “Miring” karena bentuk Pamornya memang seperti lilitan kain yang melilit sepanjang bilah Keris dari sor-soran sampai ujung bilah yang melambangkan kenaikan pangkat atau derajat pemiliknya. Kesalahan penyebutan tersebut kemudian menjadikan maknanya menjadi berbeda, yang sebetulnya bermakna baik (positif) menjadi jelek (negatif).


- Perkutut Durgo Nguwuh

Perkutut Durgo Nguwuh adalah burung Perkutut yang memiliki kebiasaan manggung pada tengah malam. Mitosnya jika memelihara burung ini maka pemilik dan keluarganya akan sering mengalami sakit, sering mendapatkan halangan, sering kekurangan dan rumah tangganya menjadi tidak harmonis.

Terlepas dari mitos tersebut, secara logika sebenarnya memang cukup masuk akal karena jika Perkutut sering manggung pada tengah malam dimana waktunya orang tidur/istirahat tentu akan sangat mengganggu dan membuat penghuni rumah tidak bisa beristirahat dengan tenang. Jika setiap hari kurang tidur/istirahat tentunya akan membuat daya tahan tubuh menurun dan mudah sakit. Jika sering sakit tentu tidak bisa bekerja/mencari rejeki dan akibatnya rumah tangga menjadi tidak harmonis karena kebutuhan keluarga tidak terpenuhi.

Oleh karena itu sebaiknya jangan memelihara Perkutut Durgo Nguwuh agar bisa hidup secara normal, siang hari bisa menikmati suara anggungan Perkutut yang merdu dan pada malam hari bisa beristirahat dengan tenang sehingga pagi harinya bisa bangun dalam kondisi segar dan siap bekerja menjemput rejeki dengan penuh semangat.

Selain Perkutut yang selalu manggung tengah malam, hindari juga memelihara Perkutut yang selalu klabakan pada malam hari karena akan sangat mengganggu kenyamanan saat beristirahat.

- Perkutut Durgo Ngerik

Perkutut Durgo Ngerik adalah burung Perkutut yang manggungnya tidak kenal waktu, dari pagi sampai malam selalu manggung tidak kenal lelah. Memiliki burung Perkutut yang gacor memang menyenangkan, tapi jika manggungnya tidak kenal waktu dari pagi sampai malam tentu akan sangat membosankan dan akan mengganggu waktu istirahat kita jika pada malam hari masih saja manggung.

Mitosnya hampir sama dengan Perkutut Durgo Nguwuh, yaitu akan membuat  rejeki pemiliknya seret dan rumah tangganya menjadi tidak harmonis. Alasannya tentu saja sama, jika kurang tidur/istirahat karena terganggu dengan suara Perkutut pada malam hari tentunya akan membuat kita malas untuk bangun pagi atau bahkan bisa sakit dan menjadi  malas bekerja. Jika tidak bekerja maka kebutuhan keluarga tidak terpenuhi dan akibatnya sering terjadi pertengkaran.


- Perkutut Klabang Kepipit

perkutut klabang kepipit - harta langit
Ilustrasi Perkutut Klabang Kepipit

Perkutut Klabang Kepipit memiliki ciri-ciri pada bagian bawah sayapnya jika direntangkan terdapat bulu berwarna putih. Mitosnya jika dipelihara akan mengundang masalah dalam keluarga sehingga sering terjadi pertengkaran.

Bulu putih dibawah sayap tersebut melambangkan ketidak jujuran atau sesuatu yang disembunyikan dari pasangan. Hal itu di ibaratkan seperti mengapit kelabang diketiak, yaitu menyimpan bahaya yang selalu mengancam.

Jadi dalam berumah tangga sebaiknya antara suami dan istri harus mengutamakan kejujuran dan kesetiaan karena jika ada yang disembunyikan dan kemudian terbongkar maka akan menimbulkan pertengkaran, bahkan bisa berujung perceraian.

- Perkutut Lembu Rawan

perkutut lembu rawan - harta langit
Ilustrasi Perkutut Lembu Rawan

Perkutut Lembu Rawan memiliki ciri-ciri pada bagian bulu-bulu disekujur tubuhnya yang tidak merata atau tumbuhnya tidak sempurna (brumbun) sehingga tampak tidak rapi dan tidak enak dipandang. Mitosnya pemilik Perkutut ini akan selalu kesulitan dalam mencari rejeki.

Bulu-bulu pada Perkutut Lembu Rawan yang tumbuhnya tidak sempurna melambangkan sesuatu yang terhambat atau tidak lancar. Dalam hal ini malambangkan rejeki yang tidak lancar atau tersendat.

Terlepas dari mitosnya, jika kita memelihara burung yang tidak sempurna tentu akan mengganggu perasaan setiap kali kita melihat burung tersebut. Perasaan tidak nyaman ketika melihat bulu-bulu burung yang berantakan itu akan menimbulkan energi negatif dalam diri kita karena bukan rasa senang yang kita dapatkan dengan memelihara burung tersebut tapi justru perasaan tidak nyaman setiap kali memandangnya. Jadi sebaiknya peliharalah burung Perkutut yang bulu-bulunya rapi dan sempurna agar ketika memandangnya kita merasa senang.

- Perkutut Wisnu Tinundung

perkutut wisnu tinundung
Ilustrasi Perkutut Wisnu Tinundung

Perkutut Wisnu Tinundung memiliki ciri-ciri pada bagian bulunya ada yang berwarna kehitaman tapi tidak merata. Mitosnya jika memelihara Perkutut ini maka keinginan atau cita-cita pemiliknya akan sulit tercapai.

Warna hitam pada bulu Perkutut Wisnu Tinundung yang tidak merata melambangkan datangnya kegelapan yang akan menutupi keberuntungan atau bisa juga melambangkan rintangan. Energi pada burung ini kurang baik, jadi sebaiknya jangan dipelihara.

Sebaiknya peliharalah Perkutut yang bagus fisiknya, bagus katuranggannya, bagus suaranya dan juga baik perilakunya agar bisa menyenangkan hati ketika memandangnya dan saat mendengarkan suaranya. Perasaan bahagia yang kita rasakan dengan memiliki burung Perkutut akan membawa energi positif dan menjadikan kehidupan kita menjadi positif. Sedangkan jika kita memelihara burung Perkutut yang tidak sempurna yang menyebabkan perasaan tidak nyaman atau ganjalan di hati, maka hal itu akan menimbulkan energi negatif yang akan mengundang hal-hal negatif dalam kehidupan kita.


Demikian sedikit informasi tentang katuranggan burung Perkutut yang di anggap membawa sial. Untuk informasi lain seputar Perkutut katuranggan, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

0 Response to "Katuranggan burung Perkutut yang di anggap membawa sial"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Untuk Pemesanan Benda Pusaka, Call/Sms: 0858-7027-7889 atau Chat via WA: