Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Advertisement

9 katuranggan Perkutut lokal yang di anggap pembawa sial

Hartalangit.com – Burung Perkutut lokal memang memiliki daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya, karena selain memiliki suara anggungan yang merdu, Perkutut lokal juga seringkali dikaitkan dengan hal-hal berbau mistis yang kadang tidak masuk akal.

Selain itu, Perkutut lokal juga dipercaya memiliki tuah tertentu yang dapat mempengaruhi kehidupan Orang yang memeliharanya. ada yang dipercaya dapat membawa pengaruh positif dan ada juga yang dipercaya dapat membawa pengaruh negatif tergantung dari ciri mathi atau katuranggannya.


Ada jenis katuranggan yang dipercaya baik untuk dipelihara dan ada juga yang dipercaya dapat membawa nasib buruk atau kesialan. Tapi tentunya semua itu ada alasan yang mendasarinya, baik dari makna katuranggannya atau dari perilaku Perkutut tersebut.

Berikut ini beberapa jenis katuranggan Perkutut lokal yang di anggap tidak baik untuk dipelihara:

1. Perkutut Bromo Kukup

gambar perkutut bromo kokop
Perkutut Bromo Kukup

Perkutut Bromo Kukup memiliki ciri-ciri terdapat bulu-bulu putih pada bagian kepala sampai ekornya. Mitosnya Perkutut ini akan membawa sial bagi pemiliknya dan juga keluarganya.

Bulu-bulu putih tersebut melambangkan rintangan dalam perjalanan untuk mencapai tujuan atau cita-cita. Jadi dalam melakukan apapun akan selalu mendapat rintangan.

2. Perkutut Bromo Labuh Geni

gambar perkutut bromo labuh geni
Perkutut Bromo Labuh Geni

Ciri Perkutut Bromo Labuh Geni, yaitu bulu-bulu di sekujur tubuhnya berwarna kemerahan tapi tidak merata. Mitosnya Perkutut ini akan menyebabkan pemiliknya sering kesusahan, sering kekurangan dalam hal rejeki dan rumah tangganya sering terjadi pertengkaran.

Bulu-bulu yang berwarna kemerahan pada Perkutut Bromo Labuh Geni melambangkan api atau suasana panas yang selalu melingkupi keluarga pemilik Perkutut tersebut, sehingga suasana rumah menjadi panas dan sering terjadi pertengkaran.

Dari namanya saja Perkutut ini memiliki aura yang panas karena melambangkan api. Pemilik Perkutut ini akan menjadi orang yang panasan / mudah emosi dan mudah tersinggung. Akibatnya dalam mencari rejeki / bekerja akan sering terjadi masalah karena dia tidak bisa mengendalikan emosinya, sehingga akan mentebabkannya sering kehilangan pekerjaan, akan sulit untuk mencari pekerjaan dan sulit mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

3. Perkutut Bromo Suku

gambar perkutut bromo suku
Perkutut Bromo Suku

Ciri Perkutut Bromo Suku, yaitu bulu-bulunya berwarna kemerahan (semu merah). Mitosnya Orang yang memeliharaa Perkutut ini akan sering sakit-sakitan.

Warna kemerahan pada bulu Perkutut ini melambangkan api sehingga membuat suasana rumah terasa panas, tidak nyaman dan tidak ada kedamaian.

Hal itu disebabkan karena Perkutut Bromo Labuh Geni memancarkan energi panas yang akan menguras energi pemiliknya.

Jika fisiknya tidak kuat maka akan sering sakit-sakitan. Selain itu, kondisi rumah tangganya juga menjadi tidak harmonis dan selalu diwarnai pertengkaran. Jadi sebaiknya hindari memelihara burung Perkutut jenis ini.

4. Perkutut Buntel Mayit

gambar perkutut buntel mayit
Perkutut Buntel Mayit

Ciri-ciri Perkutut Buntel Mayit, yaitu pada bagian sayapnya terdapat sehelai bulu berwarna putih (bulu utama). Mitosnya burung ini akan membawa malapetaka bagi pemilikya dan juga keluarganya.

Dari namanya saja sudah terdengar menyeramkan, maka konotasinya pasti juga akan jelek. Buntel Mayit artinya adalah “pembungkus mayat”.

Ketika kita mendengar namanya saja pasti akan ada perasaan tidak nyaman, apalagi jika memeliharanya tentu akan membuat perasaan selalu was-was dan menjadikan pikiran selalu negatif.

Sesuatu yang membuat hati dan pikiran tidak nyaman akan mengundang hal-hal negatif datang dalam kehidupan kita.

Pada Tosan Aji seperti Keris dan Tombak juga ada jenis Pamor yang namanya Buntel Mayit. Tapi nama yang sebetulnya adalah Pamor Buntel Mayat.

Buntel artinya “bungkus” dan Mayat artinya “Miring” karena bentuk Pamornya memang seperti lilitan kain yang melilit sepanjang bilah Keris dari sor-soran sampai ujung bilah yang melambangkan kenaikan pangkat atau derajat pemiliknya.

Kesalahan penyebutan nama tersebut kemudian menjadikan maknanya menjadi berbeda, yang sebetulnya bermakna baik (positif) menjadi jelek (negatif).


5. Perkutut Durgo Nguwuh

Ciri Perkutut Perkutut Durgo Nguwuh, yaitu memiliki kebiasaan manggung pada tengah malam. Mitosnya jika memelihara Perkutut ini maka pemilik dan keluarganya akan sering mengalami sakit, sering mendapatkan halangan, sering kekurangan dan rumah tangganya menjadi tidak harmonis.

Terlepas dari mitos tersebut, secara logika sebenarnya memang cukup masuk akal karena jika Perkutut sering manggung pada tengah malam dimana waktunya orang tidur / istirahat tentu akan sangat mengganggu dan membuat penghuni rumah tidak bisa beristirahat dengan tenang.

Jika setiap hari kurang tidur / istirahat tentunya akan membuat daya tahan tubuh menurun dan mudah sakit. Jika sering sakit tentu tidak bisa bekerja / mencari rejeki dan akibatnya rumah tangga menjadi tidak harmonis karena kebutuhan keluarga tidak terpenuhi.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan memelihara Perkutut Durgo Nguwuh agar bisa hidup secara normal, siang hari bisa menikmati suara anggungannya yang merdu dan pada malam hari bisa beristirahat dengan tenang, sehingga pagi harinya bisa bangun dalam kondisi segar dan siap bekerja menjemput rejeki dengan penuh semangat.

Selain Perkutut yang selalu manggung pada tengah malam, hindari juga memelihara Perkutut yang selalu glabrakan pada malam hari karena akan sangat mengganggu kenyamanan saat beristirahat.

6. Perkutut Durgo Ngerik

Perkutut Durgo Ngerik adalah burung Perkutut yang manggungnya tidak kenal waktu, dari pagi sampai malam selalu manggung tidak kenal lelah.

Memiliki burung Perkutut yang gacor memang menyenangkan, tapi jika manggungnya tidak kenal waktu dari pagi sampai malam tentu akan sangat membosankan dan akan mengganggu waktu istirahat kita jika pada malam hari masih saja manggung.

Mitosnya hampir sama dengan Perkutut Durgo Nguwuh, yaitu akan membuat  rejeki pemiliknya seret dan rumah tangganya menjadi tidak harmonis.

Alasannya tentu saja sama, jika kurang tidur / istirahat karena terganggu dengan suara Perkutut pada malam hari tentunya akan membuat kita malas untuk bangun pagi atau bahkan bisa sakit dan tidak bisa bekerja.

Jika tidak bekerja maka kebutuhan keluarga tidak bisa terpenuhi dan akibatnya akan sering terjadi pertengkaran dalam rumah tangga.


7. Perkutut Klabang Kepipit

gambar perkutut klabang kepipit
Perkutut Klabang Kepipit

Ciri Perkutut Klabang Kepipit, yaitu pada bagian bawah sayapnya jika direntangkan terdapat bulu berwarna putih. Mitosnya jika dipelihara Perkutut ini akan mengundang masalah dalam keluarga sehingga sering terjadi pertengkaran.

Bulu putih dibawah sayap tersebut melambangkan ketidak jujuran atau sesuatu yang disembunyikan dari pasangan. Hal itu di ibaratkan seperti mengapit kelabang diketiak, yaitu menyimpan bahaya yang selalu mengancam.

Jadi dalam berumah tangga sebaiknya antara suami dan istri harus mengutamakan kejujuran dan kesetiaan, karena jika ada yang disembunyikan dan kemudian terbongkar maka akan menimbulkan pertengkaran, bahkan bisa berujung perceraian.

8. Perkutut Lembu Rawan

gambar perkutut lembu rawan
Perkutut Lembu Rawan

Ciri Perkutut Lembu Rawan, yaitu pada bulu-bulu disekujur tubuhnya tidak merata atau tumbuhnya tidak sempurna (brumbun), sehingga tampak tidak rapi dan tidak enak dipandang. Mitosnya Orang yang memelihara Perkutut ini akan selalu mengalami kesulitan dalam mencari rejeki.

Bulu-bulu pada Perkutut Lembu Rawan yang tumbuhnya tidak sempurna melambangkan sesuatu yang terhambat atau tidak lancar. Dalam hal ini malambangkan rejeki yang tidak lancar atau tersendat.

Terlepas dari mitosnya, jika kita memelihara burung yang tidak sempurna tentu akan mengganggu perasaan setiap kali kita melihatnya.

Perasaan tidak nyaman ketika melihat bulu-bulu burung yang berantakan itu akan menimbulkan energi negatif dalam diri kita karena bukan rasa senang yang kita dapatkan dengan memelihara burung tersebut tapi justru perasaan tidak nyaman setiap kali memandangnya.

Jadi sebaiknya peliharalah burung Perkutut yang bulu-bulunya rapi dan sempurna agar enak dipandang dan kita merasa senang ketika memandangnya.

9. Perkutut Wisnu Tinundung

gambar perkutut wisnu tinundung
Perkutut Wisnu Tinundung

Ciri Perkutut Wisnu Tinundung, yaitu pada bulu-bulunya ada yang berwarna kehitaman tapi tidak merata. Mitosnya jika memelihara Perkutut ini maka keinginan atau cita-cita pemiliknya akan sulit tercapai.

Warna hitam pada bulu Perkutut Wisnu Tinundung yang tidak merata melambangkan datangnya kegelapan yang akan menutupi keberuntungan atau bisa juga melambangkan rintangan. Energi pada burung ini kurang baik, jadi sebaiknya jangan dipelihara.

Sebaiknya peliharalah Perkutut yang bagus fisiknya, bagus katuranggannya, bagus suaranya dan juga baik perilakunya agar bisa menyenangkan hati ketika memandangnya dan saat mendengarkan suaranya.

Perasaan bahagia yang kita rasakan dengan memiliki burung Perkutut akan membawa energi positif dan menjadikan kehidupan kita menjadi positif.

Sedangkan jika kita memelihara burung Perkutut yang tidak sempurna yang menyebabkan perasaan tidak nyaman atau menjadi ganjalan di hati, dan hal itu akan menimbulkan energi negatif yang akan mengundang hal-hal negatif dalam kehidupan kita.


Demikian sedikit informasi tentang mitos Perkutut pembawa sial yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar Perkutut katuranggan, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Tonton juga videonya:

Mitos burung Perkutut pembawa sial - Harta Langit Channel

Dukung Harta Langit Channel dengan cara like, subscribe, komen dan share video ini agar kami dapat terus berkarya untuk mengenalkan dan melestarikan warisan budaya leluhur kita.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "9 katuranggan Perkutut lokal yang di anggap pembawa sial"

Untuk Pemesanan Benda Pusaka Silahkan Chat Via WA: