Advertisement

5 Jenis Batu Bacan Terbaik Buruan Kolektor

Hartalangit.com – Beberapa tahun yang lalu batu Bacan pernah sangat terkenal hingga membuat banyak orang memburu batu ini meskipun harganya terbilang cukup mahal.

Batu Bacan termasuk dalam kelompok batu Chalcedony tapi dengan kandungan Chrysocolla yang lebih dominan. Tingkat kekerasannya berada di kisaran 4 - 7 dalam skala mohs tergantung dari jenis batunya.

Batu Bacan terbentuk dari mineral yang mengeras dan sering disebut sebagai batu hidup karena dapat berubah warna seiring waktu. Perubahan warna ini dipengaruhi oleh interaksi batu tersebut dengan oksigen dan lingkungan disekitarnya, termasuk sentuhan kulit Manusia.

Jika telah matang dan mencapai akhir perubahan warnanya, batu Bacan akan mengkristal dan memiliki warna yang indah.


Batu Bacan berasal dari daerah Maluku tepatnya di sebuah pulau yang berada di sebelah timur pulau Kasiruta, yaitu pulau Bacan. Di pulau inilah batu Bacan pertama kali diperjual belikan sehingga orang-orang mengenalnya sebagai batu Bacan.

Batu Bacan termasuk jenis batu yang istimewa karena batu ini akan terus berubah warna seiring waktu, dan semakin lama akan terjadi perubahan warna menjadi semakin bening walaupun sudah dibentuk menjadi perhiasan.

Selain karena keindahan warnanya dan keistimewaannya yang dapat berubah mengkristal, batu Bacan juga memiliki banyak varian warna seperti hijau, biru, kuning, hijau cincau, hijau muda, putih bening, putih susu, merah, merah kecoklatan, keunguan, warna teh, dan warna kembang. Maka tidak heran jika batu ini banyak diminati.

Ada beberapa jenis batu Bacan menurut karakteristik dan daerah asal ditemukannya. Dari semua jenis batu Bacan, ada 5 jenis di antaranya yang paling populer, yaitu batu Bacan Doko, batu Bacan Palamea, batu Bacan Obi, batu Bacan Halmahera dan batu Bacan Pancawarna.

Dari kelima jenis batu Bacan tersebut yang paling terkenal dan paling digemari adalah batu Bacan Doko karena memiliki warna hijau tua yang indah.


Berikut ini 5 jenis batu Bacan yang paling populer dan paling diminati beserta ciri-cirinya:

1. Batu Bacan Doko
gambar batu bacan doko asli natural
Ilustrasi Batu Bacan Doko
Disebut Bacan Doko karena batu ini pertama kali ditemukan di kampung Doko - Pulau Kasiruta - Halmahera Selatan - Maluku Utara. Batu ini dikenal juga dengan nama batu Cincau karena karakteristik warnanya.

Batu Bacan Doko memiliki warna dan motif yang berbeda-beda, ada yang berwarna hijau pekat dengan motif hitam disekelilingnya dan ada juga yang motif hitamnya lebih dominan sehingga menutupi warna hijaunya.

Dari kedua jenis batu Bacan Doko tersebut, batu Bacan Doko yang bermotif hitam pekat adalah yang paling laku dan banyak dicari oleh para penggemar dan kolektor batu permata.

Alasan kenapa batu Bacan Doko jenis ini sangat populer adalah karena warna hijaunya belum matang dan lebih didominasi dengan warna hitam pekat.

Batu Bacan Doko yang belum matang ini membutuhkan waktu cukup lama agar warna hijaunya muncul. Tapi setelah matang maka motif hitam pekatnya akan terlihat sangat indah dengan kombinasi warna hijaunya, terutama saat terkena cahaya.

2. Batu Bacan Palamea
gambar batu bacan palamea asli natural
Ilustrasi Batu Bacan Palamea
Berbeda dengan batu Bacan Doko yang memiliki warna hijau pekat dan bermotif hitam, batu Bacan Palamea memiliki warna yang lebih solid dan muda serta cenderung biru.

Warna batu Bacan Palamea dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tempat batu ini ditemukan, yaitu kampung Palamea - Pulau Kasiruta yang bebatuannya mengandung kapur.

Batu Bacan Palamea termasuk jenis batu Bacan yang sangat lama matang, sehingga batu ini cenderung kurang diminati jika dibandingkan dengan batu Bacan Doko.

Satu bongkahan batu Bacan Palamea tidak seluruhannya bisa dibuat menjadi perhiasan karena kandungan kapur pada beberapa bagian batu ini terkadang jauh lebih banyak dari mineralnya.

Hal itu juga yang membuat proses matangnya batu Bacan Palamea menjadi jauh lebih lama jika dibandingkan dengan batu Bacan Doko.

Setelah matang dan mengkristal, batu Bacan Palamea tetap terlihat kurang menarik jika dibandingkan dengan batu Bacan Doko sehingga harganya juga lebih murah dibanding batu Bacan Doko.


3. Batu Bacan Obi
gambar batu bacan obi asli natural
Ilustrasi Batu Bacan Obi
Batu Bacan Obi berasal dari kepulauan Obi - Halmahera Selatan. Batu ini sebenarnya tidak termasuk dalam kategori batu Bacan karena dari warna dan kandungan batunya jauh berbeda dengan batu Bacan. Batu Bacan Obi adalah batu jenis Carnelian yang memiliki ciri khas berwarna merah kecoklatan.

Carnelian adalah jenis batuan yang memiliki tingkat kekerasan 6,5 - 7 skala mohs. Tingkat kekerasannya jauh diatas batu Bacan Doko dan batu Bacan Palamea sehingga batu ini tidak mudah tergores atau pecah.

Walaupun rata-rata batu Bacan Obi berwarna merah tua, tapi ada juga yang berwarna kuning dan biru. Warna batu Bacan Obi setelah matang dan menjadi kristal tidak seindah batu Bacan Doko atau batu Bacan Palamea sehingga harga jualnya juga tidak terlalu mahal.

Batu Bacan Obi tidak dapat berubah warna, tapi karena tingkat kekerasan yang cukup tinggi membuat batu ini cukup diminati.

4. Batu Bacan Halmahera
gambar batu bacan halmahera asli natural
Ilustrasi Batu Bacan Halmahera
Pada awalnya batu Bacan Halmahera digolongkan dalam kategori batu Bacan Doko. Tapi setelah melihat karakteristik, ciri dan asalnya, akhirnya batu ini diberikan nama sendiri menurut daerah asalnya, yaitu daerah gugusan Pulau Loloda - Halmahera Utara.

Batu Bacan Halmahera memiliki ciri-ciri yang merupakan perpaduan antara batu Bacan Doko dan batu Bacan Palamea.

Batu Bacan Halmahera memiliki warna hijau muda yang terang dan berkilau jika terkena cahaya. Batu ini juga memiliki motif serat yang mirip dengan batu Bacan Doko tapi dengan warna yang lebih muda dan cenderung coklat keemasan.

Walaupun lebih banyak yang berwarna hijau muda, tapi ada juga beberapa batu Bacan Halmahera yang berwarna hijau tua dan memiliki ciri khas motif serat coklat keemasan.

5. Batu Bacan Pancawarna
gambar batu bacan pancawarna asli natural
Ilustrasi Batu Bacan Pancawarna
Di namakan batu Bacan Pancawarna karena batu ini memiliki beberapa variasi corak warna. Kata Pancawarna sendiri berasal dari bahasa Sansakerta yang artinya lima warna.

Batu yang memiliki nama lain Bacan Kembang atau Bacan Fosil ini memiliki beberapa corak warna dalam satu batu dengan warna dasar hijau tua atau coklat.

Variasi warna inilah yang menjadi keunikan dari batu ini karena masing-masing batu Bacan Pancawarna memiliki corak dan warna yang berbeda-beda. Selain di Halmahera, batu Pancawarna juga ditemukan di daerah Bengkulu, Garut dan Purbalingga.


Demikian sedikit informasi tentang 5 jenis batu Bacan terbaik yang paling populer dan paling diminati oleh para pecinta dan kolektor batu akik yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar batu akik, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "5 Jenis Batu Bacan Terbaik Buruan Kolektor"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: