Advertisement

Ciri dan Khasiat Batu Kalimaya Asli

gambar batu kalimaya black opal banten asli
Batu Kalimaya
Hartalangit.com – Batu Kalimaya adalah salah satu jenis batu permata yang sangat populer dan menjadi primadona dikalangan para kolektor dan pecinta batu permata.

Kombinasi warnanya yang indah dan berkilauan menjadi daya tarik tersendiri dari batu ini yang tidak dimiliki batu permata jenis lainnya.

Batu Kalimaya sangat cocok dijadikan perhiasan seperti mata cincin atau liontin kalung karena terkesan sangat elegan saat dipakai. Maka tidak heran jika batu ini sangat diminati oleh banyak orang dari berbagai kalangan, baik pria maupun wanita.

Batu Kalimaya banyak ditemukan dibeberapa daerah di Indonesia, tapi yang paling terkenal adalah batu Kalimaya yang berasal dari daerah Banten.

Batu Kalimaya Banten adalah batu alam yang banyak ditemukan di kawasan sungai dibeberapa wilayah kabupaten Lebak Banten. Nama batu Kalimaya sendiri merupakan sebutan lokal yang berasal dari kata Kali Maja atau Sungai Maja.

Selain didaerah Banten, jenis batu Kalimaya juga banyak ditemukan dibeberapa daerah di Indonesia, terutama di Pulau Kalimantan.

Ada beberapa jenis batu Kalimaya yang dibedakan menurut motif dan warna dasarnya, sehingga nama atau sebutan untuk batu Kalimaya cukup bervariasi, antara lain: Black Oval, Kalimaya Susu, Kalimaya Kembang, Kalimaya Pelangi, Kalimaya Teh atau yang lainnya sesuai corak dan warnanya.


Berikut ini beberapa jenis batu Kalimaya yang dikenal masyarakat di beberapa daerah di Indonesia:

1. Kalimaya Kristal

Batu Kalimaya Kristal merupakan jenis batu Kalimaya yang paling banyak ditemukan dan paling banyak digunakan sebagai perhiasan.

Batu Kalimaya kristal tidak memiliki dasar warna atau terlihat bening (transparan) tapi tetap memiliki kilauan spektrum warna pelangi yang beragam.

2. Kalimaya Black Opal

Sesuai dengan namanya, batu Kalimaya Black Opal memiliki warna dasar hitam pekat tapi tetap memiliki ciri khas batu Kalimaya berupa spektrum warna pelangi yang terlihat dengan jelas pada sudut pandang tertentu.

3. Kalimaya Susu

Batu Kalimaya Susu juga sering disebut dengan nama Kalimaya air kelapa. Warna dasarnya adalah putih susu yang lembut tapi tetap memiliki ciri khas batu Kalimaya, yaitu memancarkan warna pelangi jika terkena sinar.

4. Kalimaya Kristal Teh

Batu Kalimaya Kristal Teh memiliki warna dasar coklat transparan seperti warna air teh dan tetap memiliki bias warna yang beragam jika terkena cahaya.

Tapi karena peminatnya cukup banyak dan harganya juga cukup mahal membuat batu Kalimaya banyak dipalsukan. Dipasaran banyak beredar batu Kalimaya palsu yang terbuat dari bahan sintesis.

Oleh karena itu jika berniat membeli batu Kalimaya sebaiknya lebih teliti dan kenali ciri-ciri keasliannya agar tidak salah beli.


Berikut ini ciri-ciri batu Kalimaya asli dan palsu:

1. Batu Kalimaya yang asli dapat dikenali dari permukaannya yang halus dan licin sehingga tidak mudah kotor. Ketika terkena cairan seperti minyak atau keringat batu ini mudah untuk dibersihkan dan tidak akan meninggalkan bekas pada permukaannya.

Karena permukaannya sangat halus, batu Kalimaya tidak mudah kotor dan tergores serta mudah dibersihkan dengan tangan atau kapas.

Selain itu, warna batu Kalimaya yang asli tidak akan berubah ketika terkena panas dan akan kembali berada pada suhu yang dingin dalam waktu singkat.

Jika ada batu Kalimaya yang ketika di olesi cat dan saat dibersihkan masih tampak ada noda atau goresan berarti kemungkinan batu Kalimaya tersebut palsu.

2. Jika diperhatikan tampilan batu Kalimaya yang asli tidak terlalu cerah dan cenderung agak buram. Jadi jika ada batu Kalimaya yang terlalu kinclong justru perlu diragukan keasliannya.

Selain itu, pantulan atau pendaran cahaya batu Kalimaya asli juga tidak terlalu mencolok dan pendaran warna pelanginya hanya akan tampak jelas jika disorot cahaya.

Jadi jika ada batu Kalimaya yang dapat memendarkan warna pelangi dalam kegelapan berarti kemungkinan batu tersebut palsu. Warna batu Kalimaya palsu juga terlihat sangat terang (mencolok) dan spektrum pelanginya terkesan tidak natural.

3. Batu Kalimaya yang asli memiliki tingkat kekerasan yang rendah, hanya mencapai 6,5 skala mohs. Untuk batu Kalimaya Banten memiliki kandungan air lebih besar dibandingkan batu Kalimaya dari Negara lain, sehingga batu Kalimaya Banten cenderung lebih rapuh dan mudah pecah.

4. Batu Kalimaya yang asli memiliki tekstur serat alami yang tampak jelas pada permukaannya maupun dibagian dalamnya, terutama jika dilihat dengan kaca pembesar (lup). Selain itu, batu Kalimaya yang asli juga memiliki massa lebih berat jika dibandingkan dengan batu Kalimaya palsu (sintetis).

5. Batu Kalimaya yang asli juga terasa agak dingin, bahkan ketika dibakar batu ini tidak akan meleleh atau berubah warna.

Cara lain untuk mengetahui keaslian batu Kalimaya yaitu dengan menempelkannya pada kulit pada saat cuaca panas (siang hari), jika terasa dingin berarti kemungkinan besar batu tersebut asli.

Batu Kalimaya sangat cocok dijadikan perhiasan seperti mata cincin, anting, liontin kalung atau yang lainnya dan cocok dipakai oleh laki-laki maupun perempuan.

Selain memiliki corak dan warna yang indah, batu Kalimaya juga dipercaya memiliki banyak khasiat dan manfaat bagi pemiliknya.


Berikut ini beberapa khasiat dan manfaat batu Kalimaya asli:

1. Untuk meningkatkan kewibawaan dan kharisma.
2. Untuk meningkatkan rasa percaya diri.
3. Untuk pengasihan (daya tarik lawan jenis).
4. Untuk ketenangan batin.

Tapi tidak semua batu Kalimaya bisa memberikan manfaat positif bagi pemiliknya karena semua tergantung dari kecocokan antara energi batu Kalimaya dengan karakter pemiliknya.

Ketidak sesuaian warna batu Kalimaya dengan aura pemilinya justru dapat berdampak kurang baik karena bisa terjadi benturan energi.

Misalnya saja warna batu Kalimaya yang didominasi warna merah tidak cocok dipakai oleh orang yang memiliki watak keras (temprament), karena energinya akan mempengaruhi karakter pemiliknya menjadi mudah marah dan sulit mengontrol emosinya. Akibatnya bisa menyebabkan sering terjadi pertengkaran dalam rumah tangga atau di lingkungan pergaulannya.

Oleh karena itu sebaiknya pilihlah batu Kalimaya yang sesuai dengan karakter kita agar selain dapat dinikmati keindahannya juga dapat dirasakan manfaatnya.

Ada beberapa istilah untuk menyebut kualitas warna dari batu Kalimaya, antara lain:

- Kembang: Motif gradasi warna pelangi pada batu Kalimaya.

- Kembang Jarong: Kilau warna pelangi pada batu Kalimaya yang terlihat sangat terang / jelas.

- Kembang Tedeng / Miring: Warna pelanginya akan tampak saat dipandang dari arah samping / miring / vertikal.

- Kembang Senter: Warna pelanginya baru akan tampak jelas saat disorot cahaya senter.

Jarong adalah istilah untuk kilau warna pelangi atau blink pada batu Kalimaya yang semburatnya sudah terlihat sangat tajam. Semakin banyak jarongnya maka akan membuat harga batu Kalimaya semakin mahal.

Batu Kalimaya juga perlu dirawat agar tetap berkilau dan semakin mengeluarkan pancaran warna pelangi yang lebih indah.

Untuk membuat kualitas batu Kalimaya semakin bagus, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawatnya, mulai dari tehnik menjemur, membakar, dan merendamnya dengan cairan tertentu.


Berikut ini tips perawatan batu Kalimaya agar kualitasnya semakin bagus:

1. Direndam air kelapa

Air kelapa bisa digunakan untuk merawat dan memperbanyak jarong pada batu Kalimaya, terutama untuk jenis Kalimaya susu (putih). Caranya dengan merendam batu Kalimaya susu dengan air kepala dalam waktu 2 minggu, tapi seminggu sekali air kelapa harus diganti dengan yang baru.

Jika bibit jarong (bintik-bintik pelangi) sudah terlihat semakin banyak, maka perawatannya dilanjutkan dengan menjemur batu Kalimaya tersebut dibawah sinar matahari setiap hari selama 2 - 3 jam.

Agar hasilnya lebih maksimal sebaiknya batu Kalimaya direndam selama semalam, lalu besoknya dijemur. Lakukan cara ini secara rutin selama dua minggu.

2. Direndam dengan air oksigen

Air oksigen juga bisa digunakan untuk merawat batu Kalimaya. Caranya, siapkan botol kaca yang di isi air oksigen kemudian rendam batu Kalimaya selama sehari dan besoknya dijemur dibawah sinar matahari selama 2 jam.

Proses ini dilakukan secara rutin selama 2 - 3 minggu. Selain menggunakan air oksigen, bisa juga menggunakan air hujan atau air zam-zam untuk merawat batu Kalimaya.

3. Di olesi minyak

Olesi batu Kalimaya dengan minyak kelapa, minyak zaitun atau baby oil agar lebih mengkilap.

4. Sering digosok

Gosok batu Kalimaya dengan kertas intan setelah proses penjemuran atau bisa juga menggunakan daun pisang kering agar semakin mengkilap.

Senyawa yang ada pada daun pisang kering (klaras) dapat membuat batu Kalimaya atau jenis batu akik lainnya menjadi lebih halus dan mengkilap. Penggosokan harus dilakukan satu arah.

5. Direndam air teh

Khusus untuk jenis batu Kalimaya Teh, perawatannya bisa dilakukan dengan cara merendamnya dalam air teh yang sudah didiamkan selama 2 hari (teh basi).

Rendam batu Kalimaya Teh selama semalam, kemudian besoknya dijemur dibawah sinar matahari siang selama 1 - 2 jam.

Proses ini dilakukan secara rutin selama 2 minggu agar spektrum pelangi dan motif hologramnya terlihat semakin jelas dan berkilauan.


Demikian sedikit informasi tentang ciri-ciri, khasiat, manfaat dan kegunaan batu Kalimaya asli yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar batu akik dan benda-benda pusaka, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Tonton juga viddeonya:

Video YouTube - Harta Langit Channel

Dukung Harta Langit Channel dengan cara like, subscribe, komen dan share video ini agar kami dapat terus berkarya untuk mengenalkan dan melestarikan warisan budaya leluhur kita.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Ciri dan Khasiat Batu Kalimaya Asli"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: