Advertisement

Minyak Khusus Perawatan Pusaka Berkhodam

gambar minyak dan sesaji keris
Ilustrasi

Hartalangit.com - Bagi para penggemar Tosan Aji, tentunya sudah tidak asing lagi dengan minyak pusaka karena minyak tersebut merupakan sarana utama untuk perawatan benda pusaka yang terbuat dari logam (Wesi Aji).

Fungsi utama minyak pusaka adalah untuk menjaga bilah Keris atau Tombak agar tidak berkarat dan juga untuk memberikan aroma wangi pada pusaka. Tapi selain itu, minyak pusaka juga berfungsi untuk membuat energi/khodam pada Keris atau Tombak tetap aktif.

Oleh karena itu, penggunaan minyak pusaka pada Keris dan Tombak sepuh (tua) yang berkhodam tidak boleh sembarangan karena tidak hanya berkaitan dengan besinya saja, namun berkaitan juga dengan energi ghaib yang ada pada benda pusaka tersebut.

Keris dan Tombak sepuh dibuat dari bahan-bahan pilihan yang secara alami sudah memiliki energi alam. Jadi dalam perawatannya juga harus menggunakan bahan-bahan alami yang bisa menjaga dan memperkuat energi tersebut.


Lain halnya dengan Keris atau Tombak baru yang hanya dibuat dengan logam-logam biasa dan tanpa melalui ritual apapun, tentunya tidak memiliki energi alam ataupun khodam. Jadi untuk Keris dan Tombak baru, bisa diberikan minyak apa saja karena fungsi minyak hanya untuk menjaga bilahnya agar tidak berkarat.

Penggunaan minyak cendana atau melati yang dicampur dengan minyak singer (minyak mesin jahit) seperti yang biasa dilakukan oleh para penggemar Tosan Aji selama ini memang bagus untuk menjaga bilah Keris atau Tombak agar tidak berkarat dan juga untuk memberikan aroma wangi pada bilahnya.

Tapi sebetulnya penggunaan minyak singer untk merawat pusaka akan membuat energi dari benda pusaka tersebut semakin lama akan semakin lemah (luntur) dan tidak aktif lagi, atau bahkan khodamnya bisa pergi.

Hal itu disebabkan karena minyak singer adalah bahan kimia yang sama sekali tidak mengandung saripati alam untuk merawat dan memperkuat energi dari benda pusaka. Fungsinya hanya untuk merawat besi saja, itupun dalam jangka panjang efeknya tidak bagus untuk bilah Keris atau Tombak sepuh (tua) karena bilahnya akan cepat terkikis dan rapuh.

Rata-rata Keris dan Tombak pusaka saat ini sudah "anyeb" atau sudah tidak memiliki kesan wingit lagi karena salah dalam perlakuan dan perawatannya.


Sekarang ini sudah tidak ada lagi Keris-Keris yang melesat ke angkasa seperti jaman dulu yang sering kita lihat pada malam-malam tertentu seperti malam jumat kliwon, selasa kliwon atau pada malam 1 suro. Hal itu dikarenakan Keris-Keris pusaka sekarang ini energinya sudah tidak aktif.

Pemberian sesaji seperti yang sering dilakukan oleh orang-orang jaman dahulu seperti mengasapi Keris dengan kemenyan, memberikan kembang, kopi pahit, kelapa hijau atau yang lainnya lebih dimaksudkan untuk merawat khodam pusaka.

Sedangkan penggunaan minyak lebih bersifat untuk perawatan bilah Keris atau Tombak agar tidak korosi/berkarat.

Jadi, agar Keris dan Tombak pusaka tidak kehilangan aura wingitnya dan tetap aktif, sebaiknya dirawat sesuai kodrat alamnya, yaitu menggunakan bahan-bahan alami yang mengandung saripati alam sehingga bisa menjaga dan menambah kekuatannya.

Demikian juga dengan penggunaan minyak pusaka, sebaiknya selain berfungsi untuk merawat bilahnya juga harus berfungsi untuk merawat energinya atau khodamnya.


Minyak yang bagus untuk Keris atau Tombak pusaka sepuh yang berkhodam adalah minyak yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti minyak kelapa, minyak kayu cendana, atau minyak alami lainnya karena selain dapat membuat bilah Keris atau Tombak menjadi lebih awet, juga dapat menjaga khodamnya tetap betah dan aktif.

Khusus untuk perawatan Keris dan Tombak pusaka sepuh yang berkhodam, kami menyediakan minyak khusus yang terbuat dari bahan-bahan alami tanpa campuran bahan kimia, air atau alkohol sehingga sangat aman digunakan untuk benda-benda pusaka yang terbuat dari logam.

gambar minyak khusus pusaka berkhodam
Harga minyak pusaka: Rp 75.000 / Botol
Isi: 6 ml
Stock: Tersedia
Untuk pemesanan silahkan chat via WA: 0858-7027-7889


Bahan-bahan minyak khusus perawatan pusaka berkhodam, antara lain:

• Minyak kelapa hijau murni.

• Minyak kayu gaharu.

• Minyak kayu cendana.

• Minyak bunga melati.

• Getah kayu kemenyan.

Semua bahan-bahan tersebut dicampur dengan takaran yang pas sehingga minyak tetap bening dan sangat berkhasiat untuk menjaga bilah Keris dan Tombak tanpa meninggalkan flek.

Khasiat dan manfaat minyak perawatan pusaka berkhodam:

1. Menjaga bilah Keris, Tombak, Pedang, Kujang dan Tosan Aji lainnya dari karat.

2. Membuat pamor pusaka semakin terlihat karena perbedaan gradasi warna dari bahan pamor, baja dan besinya semakin terlihat jelas.

3. Menjadikan Keris, Tombak, Kujang, Pedang, Badik dan Tosan Aji lainnya beraroma wangi, sehingga energinya menjadi positif.

4. Membuat khodam pusaka menjadi betah dan aktif sehingga lebih mudah untuk ditayuh dan bisa menjadi khodam pendamping.

5. Menjadikan aura wingit pusaka semakin kental. Bahkan energinya bisa dirasakan oleh orang awam sekalipun karena ketika pusaka dihunus dari sarungnya, maka akan terasa desiran-desiran angin halus ditangan yang menggenggam pusaka tersebut. Hal itu menandakan jika energi pusaka sudah mulai aktif.

Untuk pusaka-pusaka yang sebelumnya tidak terawat dan energinya sudah pasif, maka untuk mengaktifkan energinya perlu waktu beberapa lama dengan pemakaian minyak tersebut secara rutin sebulan sekali.

Oleskan minyak pada bilah Keris atau benda pusaka lainnya setiap malam jumat kliwon atau pada malam kelahiran pemiliknya. Lebih bagus lagi jika ditambah dengan pemberian sesaji lainnya seperti dupa / kemenyan, kembang dan lainnya.


Demikian sedikit informasi tentang khasiat dan manfaat minyak khusus perawatan pusaka berkhodam yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar Keris dan benda-benda pusaka dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Minyak Khusus Perawatan Pusaka Berkhodam"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: