Advertisement

Cara Merawat Khodam Keris Pusaka Agar Tetap Aktif

jenis-jenis sesaji keris
Ilustrasi Sesaji Keris
Hartalangit.com - Semua benda pusaka yang berkhodam selalu memerlukan perawatan khusus yang biasa disebut sesaji, termasuk juga dengan Keris pusaka. Sesaji menjadi hal yang penting agar terjalin sebuah ikatan batin antara pemilik Keris dengan khodam Keris.

Sesaji juga di anggap sebagai bentuk perhatian pemilik Keris kepada khodam Keris sehingga kemudian Keris akan memberikan bantuan energi meskipun tanpa diperintah atau diminta.

Setiap Keris pusaka bisa saja berbeda jenis sesajinya tergantung permintaan atau keinginan dari khodamnya. Banyak pemilik Keris yang tidak tau jenis sesaji apa yang cocok untuk Kerisnya karena tidak pernah menayuh atau berkomunikasi dengan khodamnya.


Kebanyakan para pemilik Keris hanya memberikan sesaji secara umum saja dari anjuran atau saran orang lain yang terkadang belum tentu memahaminya.

Kesalahan dalam memberikan sesaji pada Keris pusaka memang tidak selalu akan memberikan dampak negatif bagi pemiliknya, tapi biasanya khodam Keris akan menjadi tidak aktif dan tidak akan membantu pemilik Keris, sehinga lama-kelamaan Keris akan terlihat anyeb dan tidak wingit lagi, bahkan terlihat seperti Keris kosong yang tidak ada energinya.

Pemberian sesaji yang salah juga dapat mengurangi daya ghaib Keris, atau bahkan bisa menyebabkan khodamnya pergi. Hal itu bisa mengundang jin masuk menempati Keris tersebut karena menyukai sesaji-sesaji yang selama ini diberikan oleh pemilik Keris.

Bergantinya khodam Keris justru bisa menimbulkan efek negatif karena kebanyakan yang masuk adalah bangsa jin yang tidak tau asal-usulnya, jenis dan karakternya serta tanpa ikatan atau perjanjian apapun, sehingga kadang-kadang bisa berbuat jahil atau mengganggu penghuni rumah.

Misalnya saja Keris yang dulunya memiliki tuah untuk kerejekian dan kemakmuran dengan sesaji yang disukai khodamnya berupa kemenyan madu, tapi setelah berganti pemilik yang baru diberikan sesaji dupa china, maka lama-kelamaan khodamnya tidak akan memberikan bantuan kepada pemiliknya yang baru karena tidak menyukai sesaji yang diberikan, apalagi jika tidak pernah ada kontak batin antara pemilik Keris dengan khodamnya.


Karena khodam Keris tersebut merasa tidak diperhatikan, maka tidak akan terjalin keselarasan antara pemilik Keris dan khodamnya, sehingga Keris tersebut tidak akan memberikan tuahnya. Dan pada akhirnya khodam Keris bisa pergi untuk mencari tempat baru atau kembali ke tempat asalnya.

Setelah Kerisnya kosong tapi masih sering di bakari dupa china, akhirnya membuat mahluk ghaib lain tertarik dan masuk untuk menempati Keris tersebut. Khodam baru ini biasanya tidak memiliki tuah khusus dan biasanya hanya akan memberikan tuah sesuai karakternya saja.

Jika yang masuk kedalam Keris tersebut adalah mahluk ghaib yang memiliki karakter baik, biasanya akan memberikan tuah kerejekian karena rasa terima kasih/timbal balik kepada pemiliknya, dan jika yang masuk ke dalam Keris tersebut adalah mahluk ghaib yang memiliki karakter keras biasanya akan memberikan tuah penjagaan/proteksi.

Sesaji yang paling umum diberikan untuk Keris Jawa adalah kemenyan madu, kembang telon atau kembang setaman dan kopi pait, ditambah minyak pusaka sebagai perawatan bilah Keris agar tidak berkarat.
kemenyan madu
Ilustrasi kemenyan madu
Tapi agar tidak terjadi kesalahan dalam pemberian sesaji, ketika baru mendapatkan Keris pusaka sebaiknya ditayuh dulu atau ditanyakan kepada orang yang memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan khodam Keris.


Demikian sedikit informasi tentang cara merawat khodam Keris pusaka agar tetap aktif yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar benda-benda pusaka, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Cara Merawat Khodam Keris Pusaka Agar Tetap Aktif"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: