Advertisement

Ciri dan Mitos Perkutut Kembang Suruh

gambar perkutut katuranggan kembang suruh
Ilustrasi Perkutut Kembang Suruh
Hartalangit.com – Ada banyak sekali katuranggan dan ciri mathi Perkutut lokal yang masing-masing memiliki ciri fisik dan perilaku yang berbeda-beda. Perkutut katuranggan dipercaya memiliki angsar atau yoni yang diyakini dapat mempengaruhi karakter dan kehidupan orang yang memeliharanya.

Dari sekian banyaknya Perkutut katuranggan, ada yang dipercaya dapat membawa pengaruh positif dan ada juga yang dipercaya dapat membawa pengaruh negatif bagi pemiliknya.

Sebetulnya nama-nama katuranggan Perkutut memiliki makna tersirat sebagai wejangan atau nasehat untuk mengingatkan pemiliknya agar bisa menjadi Manusia yang lebih baik, karena sebetulnya yang dimaksud tuah pada Perkutut katuranggan adalah petuah-petuah bijak dari para leluhur terdahulu yang bisa dijadikan sebagai tuntunan hidup.


Salah satu Perkutut katuranggan yang dinilai baik untuk dipelihara dan memiliki filosofi yang dalam tentang kehidupan adalah Perkutut katuranggan Kembang Suruh.

Perkutut ini memiliki ciri khusus pada bagian dadanya yang lebar dan terdapat garis-garis ditengahnya seperti daun sirih sehingga disebut Kembang Suruh yang artinya bunga sirih.

Perkutut Kembang Suruh atau Kembang Sirih dinilai baik untuk dipelihara dan tidak pemilih, artinya Perkutut ini cocok dipelihara oleh siapa saja.

Perkutut katuranggan Kembang Suruh dipercaya memiliki tuah untuk menangkal serangan ilmu hitam, gangguan mahluk halus dan serangan hama atau wabah penyakit. Pada jaman dulu Perkutut Kembang Suruh sering digunakan sebagai sarana tolak bala.

Tapi dibalik kepercayaan akan tuahnya, Perkutut katuranggan Kembang Suruh juga memiliki filosofi yang sangat dalam tentang kehidupan.


Suruh merupakan singkatan dari “ngangsu kaweruh” yang bisa di artikan “menimba ilmu”. Pesan yang hendak disampaikan dari katuranggan Kembang Suruh yaitu agar dalam kehidupan ini hendaknya kita sebagai Manusia senantiasa ngangsu kaweruh atau menimba ilmu untuk bekal dalam menjalani kehidupan.

Dengan ilmu pengetahuan, kita bisa mengembangkan semua potensi dalam diri kita dan bisa mengatasi masalah-masalah yang datang dalam kehidupan ini, karena semua masalah pasti ada solusinya dan semua penyakit pasti ada obatnya.

Dengan ilmu pengetahuan, kita bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik dan bisa mengikuti perkembangan jaman. Itulah makna Kembang Suruh, kembange ngangsu kaweruh atau hasil dari menimba ilmu.

Perkutut Kembang Suruh juga merupakan pitutur agar kita belajar dari pohon sirih. Meskipun hidup dengan menumpang pada tanaman lain tapi pohon sirih tidak mengambil nutrisi dari tanaman yang ditumpanginya. Bahkan daunnya yang berbentuk hati terkadang justru memperindah tanaman yang ditumpanginya.

Pohon sirih tumbuh merambat dari bawah ke atas yang bermakna bahwa dalam kehidupan ini segalanya harus dimulai dari bawah dan perlahan-lahan menjadi tinggi dengan tanpa merugikan orang lain, baik dalam usaha maupun dalam pekerjaan.


Demikian sedikit informasi tentang ciri-ciri, mitos, filosofi dan tuah Perkutut katuranggan Kembang Suruh yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar Perkutut katuranggan dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Tonton juga videonya:

Video YouTube - Harta Langit Channel

Dukung Harta Langit Channel dengan cara like, subscribe, komen dan share video ini agar kami dapat terus berkarya untuk mengenalkan dan melestarikan warisan budaya leluhur kita.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Ciri dan Mitos Perkutut Kembang Suruh"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: