Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Advertisement

Makna dan manfaat puasa

makna dan manfaat puasa
Ilustrasi

Harta Langit - Puasa atau Poso berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu "Upa" yang artinya "dekat" dan "Wasa" yang artinya "berkuasa". Jadi "Upawasa" biasa dilafalkan sebagai "Poso" atau "Puasa", yang merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Puasa merupakan salah satu "semedi" dalam situasi, ajaran dan bentuk yang lain.

Orang melakukan puasa bukan hanya karena kewajiban atau karena ketentuan agama saja, tapi juga untuk tujuan lain, termasuk untuk kesehatan. Misalnya saja ketika akan menjalani operasi, test laboratorium atau pada saat melakukan detoksifikasi atau sebagai terapi bagi para penderita diabetes. Banyak juga orang yang melakukan puasa untuk tujuan diet.

Orang berpuasa juga kadang untuk menyatakan rasa duka atau karena ingin meraih tujuan tertentu. Puasa dapat dimaknai sebagai do'a dengan tubuh atau untuk menebus suatu hajat.

Puasa dapat memberikan kemantapan dan intensitas pada do'a, karena dapat mengungkapkan dahaga akan kehadiran Tuhan dan kehendak-Nya dan dapat bermakna mengorbankan kesenangan dan kenikmatan sesaat. Dengan puasa dapat meredam sifat serakah, meredam hawa nafsu, sebagai tanda penyesalan dan pertobatan sehingga bisa mendapatkan ketenangan jiwa dan lebih dekat dengan Tuhan.

Puasa juga memiliki akar psikologis yang mendalam, yakni sebagai usaha pemurnian dan sebagai prasyarat mempermudah pemusatan konsentrasi pada waktu semedi dan berdo'a.


Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari puasa. Setidaknya dengan berpuasa kita di ingatkan kembali oleh Sang Pencipta arti pentingnya hidup bersama dengan Manusia lainnya. Dengan kata lain, makhluk sosial ini tidak akan bisa hidup tanpa ada hubungan baik dengan sesamanya.

Ketika puasa, kita dapat merasakan pahit getir menahan lapar dan dahaga. Padahal penderitaan ini hanya sesaat, yaitu sejak terbit fajar sampai tenggelamnya matahari. Sedangkan bagi mereka yang hidupnya kekurangan (fakir miskin), penderitaan tersebut dirasakan setiap hari sepanjang hidupnya.

Melalui puasa, mata batin kita akan menjadi lebih peka, naluri untuk menolong sesama akan menjadi semakin sensitif dan kepedulian kita kepada sesama Manusia akan semakin baik.

Dengan puasa, kita bisa terlahir kembali menjadi sosok insan yang memahami adanya batas. Batas pencapaian tujuan, batas hidup, batas kemampuan dan batas diri lainnya. Juga lebih memahami bahwa hidup di dunia ini hanya sesaat karena kesejatian hidup adalah ketenangan jiwa yang mengarah pada pendekatan diri terhadap Sang Khaliq.

• Kang sinedyo tineken hyang widi, artinya: Yang di inginkan dikabulkan oleh Tuhan.
• Kang kinasara dumadakan keno, artinya: Yang dikehendaki tiba-tiba didapat.
• Tur sisihan Penherane, yang artinya: Dan dikasihi oleh Tuhan.
 • Nadyan tan weruh iku, artinya: Meskipun dirinya tidak tahu.
• Lamun nedyo muja semedi, artinya: Akan tetapi ketika dia hendak melakukan semedi.
• Sesaji neng segoro, artinya: Memberikan sesajian di Samudera (Hati/Qalbu).
• Dadya ngumbaraku, artinya: Jadilah pengembaraan itu.
• Dumadi sariro tunggal, artinya: Untuk menjadi satu diri.
• Tunggal jati swara aowr ing Hartati, artinya: Satu kesejatian suara yang ada dalam Qalbu.
• Kang aran Sekar Jempina, artinya: Itulah yang disebut Bunga Jempina.

Baca juga:



Demikian sedikit informasi tentang makna dan manfaat puasa yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar Dunia Spiritual dan Supranatural, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Makna dan manfaat puasa"

Untuk Pemesanan Benda Pusaka, Call/Sms: 0858-7027-7889 atau Chat via WA: