Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Advertisement

8 Jenis Ilmu Kebal Suku Banjar

gambar ilmu kebal suku banjar
Ilustrasi
Hartalangit.com – Hingga saat ini masyarakat suku Banjar (Kalimantan Selatan) masih menjaga dan melestarikan tradisi yang diwariskan oleh para leluhurnya secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Salah satu khazanah kekayaaan budaya masyarakat suku Banjar yang sangat terkenal adalah ilmu Taguh atau ilmu kebal yang dapat membuat tubuh seseorang kebal dari serangan sajam dan anti tembak.

Ilmu Kebal suku Banjar tidak hanya terkenal didaerah Kalimantan saja, tapi juga sangat tersohor sampai ke daerah-daerah lain diluar Kalimantan.

Ada dua aliran ilmu Taguh yang ada di Banjar, yaitu jalur kanan dan jalur kiri. Ilmu Taguh jalur kanan atau aliran putih biasanya menggunakan amalan-amalan tertentu yang sesuai dengan syariat Islam. Sedangkan ilmu Taguh jalur kiri atau aliran hitam biasanya menggunakan bantuan mahluk ghaib.

Tingkat kekebalan ilmu Taguh juga berbeda-beda, ada yang hanya sebatas kulit, sebatas daging dan ada yang sampai kebal dari kulit sampai tulang.

Ada beberapa metode ilmu taguh suku Banjar yang hingga kini masih dilestarikan karena merupakan salah satu tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur suku Banjar.


Berikut ini beberapa jenis dan metode ilmu Taguh suku Banjar:

1. Taguh Kurung-Kurung

Ilmu taguh jenis ini dimiliki oleh sesesorang sejak dari lahir. Anak yang mewarisi ilmu ini ditandai ketika lahir tubuhnya bakalabut atau terdapat semacam selaput yang melapisi tubuhnya. Biasanya ilmu Taguh ini terjadi ketika selaputnya dibuka dengan cara digigit atau digurat sembilu.

2. Taguh Untalan

Untuk mendapatkan ilmu Taguh ini biasanya dilakukan dengan menelan sesuatu benda / barang tertentu yang sudah dirituali oleh seorang praktisi supranatural.

Benda untalan tersebut biasanya merupakan hasil balampah (bertapa) atau dari kekuatan hewan seperti minyak gajah, minyak bintang, minyak gilingan gangsa, minyak sulingan mayat, bulu mariaban, daun kebal sehari atau benda-benda lainnya.

Dalam tradisi masyarakat Banjar, ilmu Taguh jenis ini sering disebut  ilmu Taguh jalan ke kiwa atau jalur kiri (aliran hitam).

Ungkapan paling terkenal yang ada dimasyarakat Banjar adalah "41 Untalan". Konon orang yang telah menelan 41 jenis Untalan akan memiliki ilmu kebal yang semprna dan diyakini tidak memiliki titik lemah.

Ilmu kebal dengan metode Untalan diyakini dapat bertahan selamanya selama benda yang "di untal" tidak keluar dari dalam tubuh dan tidak melanggar pantangannya.


3. Taguh Polesan

Ilmu Taguh jenis ini menggunakan media minyak atau air tertentu yang sudah dirituali dan dibacakan mantra-mantra tertentu atau dilampahi kemudian di oleskan / dibalurkan ke seluruh tubuh.

4. Taguh Mandi
Orang Banjar sering menyebut ilmu Taguh ini dengan istilah mandi Taguh karena seseorang yang ingin memiliki ilmu kebal ini diharuskan mandi dengan menggunakan air yang sudah di asma’ atau dibacakan doa-doa tertentu.

Dalam metode mandi Taguh biasanya ada ritual khusus yang harus dilakukan seperti duduk mencungkung telapak kaki manjajak (berpijak) di atas mata tajam lading (pisau). Selanjutnya setelah selesai mandi seluruh tubuh ditutup kain hitam lalu ditimpas (ditebas) sebagai uji coba.

5. Taguh Rajah

Ilmu Taguh jenis ini biasanya menggunakan rajah / tulisan Arab yang ditulis menggunakan jarum khusus oleh seorang ahli rajah. Guratan-guratan yang dituliskan bisanya tidak terbaca karena tidak menggunakan tinta seperti tatto.

6. Taguh Tanam (Susuk)

Metode ilmu Taguh ini dilakukan dengan memasukkan benda-benda tertentu ke dalam tubuh seseorang, contohnya seperti wasi kuning (besi buning), wasi tuha (besi tua), batu intan atau benda-benda bertuah lainnya.

Tentu saja hanya orang yang memiliki keahlian dibidang tersebut yang dapat melakukannya karena ada tata cara dan ritual-ritual tertentu yang harus dilakukan agar benda-benda tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya.


7. Taguh Jimat

Ilmu Taguh jenis ini biasanya menggunakan benda-benda tertentu sebagai jimat yang harus selalu dibawa kemana-mana sebagai hiasan atau sangu (bekal).

Ada cukup banyak jimat kekebalan yang sering digunakan oleh orang Banjar, contohnya seperti Rantai Babi (RB), Picis Mimang, Tanduk Kucing, Ulin Manang, Wifik, Baju Barajah, Babasal, Cemeti, Biji Baras dan masih banyak lagi yang lainnya.

8. Taguh Lampahan

Ilmu Taguh ini bisa dikuasai dengan lampahan (lelaku) atau amalan tertentu seperti Hizib, Ratib, Wirid atau doa-doa tertentu yang di amalkan dengan tata cara tertentu secara istiqomah.

Ilmu Taguh Lampahan biasanya di ambil dari kitab-kitab klasik (kitab kuning) hingga pengamalan yang dikenal didunia sufisme atau riyadlah ruhaniyah.

Dalam tradisi masyarakat Banjar, ilmu Taguh jalur kanan atau aliran putih biasanya mengambil rujukan dari kitab-kitab klasik seperti Syamsul Ma’arif, Tajul Mulk, Al-Awfaq dan Mujarrabat.

Ilmu Taguh jalur kanan bersifat positif karena kebanyakan menggunakan ayat-ayat suci Al-Qur’an sehingga lebih aman karena tidak akan menimbulkan dampak negatif dikemudian hari, terutama pada saat menjelang ajal (sakaratul maut).

Berbeda dengan ilmu Taguh jalur kiri, karena kekuatannya didapatkan dari bantuan mahluk ghaib (Jin), biasanya ada dampak negatif yang timbul dikemudian hari, baik pada diri orang yang memiliki ilmu tersebut atau pada keluarganya.

Pada jaman dulu para ulama Banjar banyak yang menggunakan ilmu kebal untuk menghadapi ancaman atau serangan saat berdakwah ke daerah pedalaman, karena seringkali para ulama Banjar harus berhadapan dengan tokoh-tokoh sakti didaerah-daerah yang didatanginya saat berdakwah.

Para ulama Banjar bahkan sering ditantang untuk adu kesaktian sehingga mereka harus memiliki bekal untuk menghadapi tokoh-tokoh lokal yang menentang dakwahnya.

Konon pada masa Perang Banjar, para pejuang Tanah Banjar juga banyak yang dibekali ilmu kebal ketika berperang melawan tentara kolonial Belanda.

Para ulama Tanah Banjar sengaja memberi bekal kepada para pejuang, baik dengan doa, amalan, memandikan, merajah hingga memberikan jimat agar mereka lebih percaya diri dan berani ketika berperang.


Demikian sedikit informasi tentang jenis-jenis ilmu kebal suku Banjar yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar dunia spiritual dan supranatural dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "8 Jenis Ilmu Kebal Suku Banjar"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: