Advertisement

Khasiat Ghaib Lulang Kebo Landoh

gambar lulang kebo landoh asli
Ilustrasi
Hartalangit.com – Lulang Kebo Landoh merupakan salah satu jenis benda bertuah yang cukup terkenal di Pulau Jawa. Konon Lulang Kebo Landoh memiliki kekuatan ghaib yang dapat membuat pemiliknya kebal terhadap serangan sajam.

Karena kepercayaan akan khasiat ampuhnya itulah yang membuat Lulang Kebo Landoh banyak dicari orang untuk dijadikan pegangan atau jimat.

Tapi sayangnya tidak mudah untuk mendapatkan Lulang Kebo Landoh asli karena benda ini termasuk sangat langka dan hanya orang-orang tertentu saja yang dapat memilikinya. Bahkan konon Lulang Kebo Landoh yang asli tidak bisa diperjual belikan secara sembarangan.

Seperti halnya benda-benda pusaka terkenal lainnya, Lulang Kebo Landoh juga banyak dipalsukan karena peminatnya cukup banyak dan harga / maharnya juga cukup mahal.

Jadi sebaiknya jangan mudah percaya jika ada yang menawarkan Lulang Kebo Landoh karena kebanyakan benda-benda pusaka yang ada dipasaran merupakan barang palsu yang tidak memiliki khasiat apapun.


Benda pusaka yang asli dan benar-benar bertuah biasanya akan memilih sendiri siapa yang akan menjadi pemiliknya dengan berbagai cara, baik melalui pemaharan, datang secara ghaib, warisan atau hibah.

Menurut cerita legenda yang beredar dimasyarakat, konon jimat Lulang Kebo Landoh merupakan kulit Kebo Landoh yang berasal dari Desa Landoh.

Awalnya ada sebuah kejadian tidak disengaja yang menjadikan orang-orang mengetahui jika Lulang Kebo Landoh ternyata memiliki khasiat untuk kekebalan.

Menurut cerita, pada jaman Kerajaan Mataram Islam dibawah kepemimpinan Sultan Agung, beliau (Sultan Agung) memiliki abdi bernama Mbah Saridin yang kemudian dikenal dengan julukan Syekh Jangkung.

Ketika usia Mbah Saridin (Syekh Jangkung) sudah sepuh, beliau memilih untuk hidup sebagai petani dengan membuka perkampungan baru.

Dalam perjalanannya mencari perkampungan, Syekh Jangkung akhirnya sampai di desa Lose. Di desa tersebut beliau bertemu dengan 7 orang yang sedang memperbaiki atap sebuah rumah. Dari situ Syekh Jangkung ingin mengetahui perilaku dari ketujuh orang tersebut.

Kemudian Syekh Jangkung menghampiri ketujuh orang tersebut dan bertanya apakah ada warga sekitar yang hendak menjual kerbau karena beliau berniat membeli 2 ekor kerbau dengan alasan untuk keperluan membajak sawah.


Melihat penampilan Syekh Jangkung yang tidak meyakinkan dengan pakaian compang-camping, ketujuh orang tersebut tidak mengindahkan pertanyaan Syekh Jangkung. Mereka malah menghinanya dengan kata-kata yang menyakitkan.

Mereka mengatakan tidak akan ada orang yang mau menjual kerbau kepadanya (Syekh Jangkung). Tapi jika mau Syekh Jangkung akan diberi kerbau yang sudah mati.

Diluar dugaan mereka, ternyata Syekh Jangkung menerima tawaran itu. Lalu berangkatlah ketujuh orang tersebut bersama dengan Syekh Jangkung menuju ke lokasi keberadaan kerbau yang mati tersebut.

Sesampainya ditempat tersebut, Syekh Jangkung menatap kerbau yang sudah tidak bergerak itu. Badan kerbau yang mati tersebut sangat besar dengan tanduk yang panjang melengkung.

Setelah melihat kerbau mati itu, Syekh Jangkung kemudian sholat dan berdoa meminta kepada ALLAH SWT agar kerbau yang sudah mati itu bisa hidup kembali.

Setelah selesai berdoa kemudian Syekh Jangkung berkata "Sekarang bangunlah", sambil mengelus-elus tanduk kerbau itu.

Selang beberapa saat keajaibanpun terjadi karena tiba-tiba kerbau yang tadinya sudah tidak bergerak itu mengibaskan ekornya yang menandakan jika kerbau tersebut hidup kembali.

Melihat keajaiban itu maka ketujuh orang yang semula meremehkan Syekh Jangkung langsung bersujud dan meminta ma'af kepada Syekh Jangkung.

Sejak saat itu Syekh Jangkung membuka perkampungan baru ditempat tersebut yang kemudian dikenal dengan nama Desa Landoh.

Kabar bahwa Syekh Jangkung dapat menghidupkan kerbau yang sudah mati kemudian menyebar luas dan sampai ke telinga Sultan Agung yang lantas mengirimnya dua ekor kebau.


Akhirnya Syekh Jangkung menetap didesa Landoh dan menjadi seorang petani. Sebelum wafat Syekh Jangkung berpesan kepada anaknya agar kelak jika Syekh Jangkung meninggal dunia, kerbau itu disembelih dan dagingnya dibagikan kepada seluruh penduduk desa Landoh.

Tapi ketika Syekh Jangkung meninggal dunia, kerbau ajaib itu menghilang dan baru muncul pada hari ke-40 setelah kematian Syekh Jangkung.

Oleh anaknya, kerbau itu kemudian disembelih dan dagingnya dibagikan kepada semua penduduk desa Landoh sesuai pesan ayahnya, sedangkan kulit / lulangnya disimpan olehnya dengan rapi.

Suatu ketika ada seorang pedagang yang kehilangan sabuk pengikat barang dagangannya. Pedagang tersebut bertemu dengan Tirtokusumo (anak dari Syech Jangkung) dan menyampaikan masalahnya.

Kemudian Tirtokusumo memberikan lulang kerbau peninggalan ayahnya untuk mengikat barang dagangannya yang dibawa menggunakan sapi.

Tapi ketika sampai dipinggir desa, sapi yang mengenakan lulang kerbau dari Tirtokusumo itu mengamuk tidak terkendali dan tidak ada seorangpun yang bisa manangkap atau membunuhnya karena sapi tersebut kebal terhadap benda tajam.

Setelah sapi tersebut kelelahan, kemudian Tirokusumo mendekatinya dan mengambil lulang kerbau yang terikat ditubuh sapi tersebut.

Setelah sapi yang mengamuk tersebut tidak lagi mengenakan lulang kerbau Syekh Jangkung ternyata dengan mudah bisa dibunuh menggunakan tombak.

Dari kejadian itu, akhirnya masyarakat yakin jika lulang kerbau milik Syekh Jangkung memiliki kekuatan ghaib dan dapat digunakan sebagai jimat kekebalan.

Tirtokusumo kemudian memotong-motong lulang / kulit kerbau peninggalan ayahnya itu dengan ukuran kecil-kecil dan membagikannya kepada penduduk Desa Landoh, termasuk kepada Sultan Agung.

Dari situlah cerita asal-usul jimat Lulang Kebo Landoh yang merupakan kulit dari kerbau milik Syekh Jangkung dari desa Landoh.


Demikian sedikit informasi tentang ciri-ciri Lulang Kebo Landoh asli dan khasiat ghaibnya yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar benda-benda pusaka, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Khasiat Ghaib Lulang Kebo Landoh"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: