Advertisement

Syarat-syarat untuk keberhasilan ritual pesugihan

gambar sarana ritual pesugihan
Minyak dan bukhur yang sering digunakan untuk ritual pesugihan

Hartalangit.com - Pesugihan adalah suatu aktivitas persekutuan antara Manusia dengan Jin / mahluk ghaib dengan tujuan untuk mendapatkan kekayaan secara instan dengan perjanjian dan syarat-syarat tertentu yang biasanya merupakan pengganti dari harta atau uang ghaib yang akan didapatkan.

Pesugihan rata-rata bersifat pribadi antara Jin pesugihan dengan orang yang melakukan pesugihan dengan imbalan tertentu sebagai syaratnya, misalnya adanya kewajiban dari orang yang melakukan pesugihan untuk menyediakan sesuatu, baik itu tumbal atau sesaji-sesaji tertentu agar ritualnya berhasil dan juga untuk menjaga agar kekayaannya terus bertambah sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

Untuk melakukan pemanggilan Jin / mahluk ghaib pesugihan biasanya diperlukan minyak-minyak khusus seperti minyak ponibasalwa, apel jin, candu, berbagai jenis buhur, dupa, kembang setaman, ayam cemani atau yang lainnya sesuai dengan yang diminta oleh juru kunci tempat pesugihan tersebut.


Biasanya sesaji dan uborampe yang diminta tersebut merupakan sesaji yang disukai oleh mahluk ghaib, sehingga kemungkinan keberhasilan ritual pesugihan yang dilakukan akan lebih besar karena Jin / mahluk ghaib pesugihan tersebut akan hadir menemui orang yang meminta pesugihan jika disediakan minyak dan uborampe yang disukainya.

Tapi syarat yang paling utama untuk keberhasilan dalam melakukan ritual pesugihan adalah tekad dan tega karena pada tahap akhir / penentuan, pelaku pesugihan akan diperlihatkan sebuah gambaran seperti kejadian nyata dimana orang-orang yang nantinya akan dijadikan tumbal, baik itu anak, istri atau orang tuanya disiksa dan dijadikan budak oleh bangsa Jin.

Pada tahap inilah banyak calon pelaku pesugihan yang gagal karena tidak kuat menyaksikan orang-orang yang dicintainya disiksa dan di aniaya dihadapannya. Tekad dan ambisinya luntur karena tidak tega setelah melihat gambaran kejadian yang sangat memilukan tersebut.

Orang yang masih punya nurani pasti tidak akan tega mencelakai orang-orang yang dicintai karena tujuannya untuk menjadi kaya adalah demi membahagiakan mereka. Lalu untuk apa semua harta yang didapatkannya jika nantinya justru menyengsarakan orang-orang yang dicintainya.

Tapi jika calon pelaku pesugihan kuat dan tega melihat gambaran kejadian memilukan tersebut, maka dia akan diterima dan akan mendapatkan harta kekayaan seperti yang di inginkannya dengan perjanjian dan persyaratan yang telah disepakati.


Ada banyak sekali jenis pesugihan yang ada di Indonesia, di antaranya:

• Pesugihan Raja / Ratu alam ghaib

Pesugihan ini merupakan salah satu jenis pesugihan instan dengan syarat harus menyediakan tumbal, baik itu anggota keluarganya atau orang lain, bahkan bisa juga dirinya sendiri sesuai yang diminta oleh Jin / mahluk ghaib pesugihan.

Pesugihan jenis ini sangat mengerikan karena orang yang melakukan pesugihan harus rela mengorbankan anggota keluarga yang disayangi dan orang-orang yang tidak berdosa sebagai tumbalnya, selain itu kelak dia juga akan diambil dan dijadikan sebagai budak bangsa Jin sebagai pengganti kekayaan yang pernah dinikmatinya.

• Penarikan harta ghaib

Pesugihan jenis ini biasanya syaratnya lebih ringan karena tidak memerlukan tumbal nyawa Manusia. Untuk melakukan penarikan harta ghaib biasanya hanya memerlukan syarat-syarat berupa minyak ponibasalwa, minyak apel jin, buhur, dupa, candu, kembang tujuh rupa dan berbagai macam jajanan pasar sebagai ubo rampe / persyaratan ritualnya.

Kalaupun memerlukan tumbal nyawa, biasanya hanya meminta jenis binatang tertentu saja seperti ayam cemani, ayam putih, burung gagak dan binatang-binatang lainnya sesuai yang disukai oleh mahluk ghaib penjaga harta ghaib tersebut.


Jenis harta ghaib bisa bermacam-macam, bisa berupa emas batangan atau perhiasan, batu mulia, uang tunai yang bisa langsung dibelanjakan, dan benda-benda berharga lainnya yang bisa ditarik dan dipergunakan jika persyaratan yang diminta oleh mahluk ghaib penjaga harta tersebut telah dupenuhi semuanya.

• Pesugihan Tuyul

Pesugihan yang satu ini tergolong cukup unik karena uang yang didapatkan dari pesugihan ini merupakan uang dari dunia nyata yang diambil / dicuri dari orang-orang sekitar dengan bantuan Tuyul.

Cara mendapatkan Tuyul juga bisa dibilang cukup unik karena Tuyul bisa dibeli / didapatkan dengan mahar uang yang nominalnya menyesuaikan dengan kemampuan Tuyul yang dibeli tersebut.

Konon semakin mahal harga Tuyul yang dibeli, maka kemampuan Tuyul dalam mencuri uang juga akan semakin bagus dan nominal uang yang bisa dicurinya juga semakin besar.

Selain mahar berupa uang, biasanya untuk mendapatkan Tuyul juga diperlukan syarat-syarat lain berupa minyak, buhur, dupa dan uborampe lainnya sesuai yang disyaratkan oleh pawang Tuyul tersebut dan harus melakukan ritual-ritual tertentu untuk mengikat Tuyul agar mau menurut dan mengabdi pada majikannya.

Namun pesugihan ini sangat berisiko terutama bagi istri pemilik Tuyul, karena Tuyul yang dipelihara akan selalu meminta disusui sampai payudaranya mengeluarkan darah sebagai imbalan karena telah berhasil mendapatkan uang untuk majikannya.

Biasanya istri pemilik Tuyul semakin lama tubuhnya akan semakin kurus karena darahnya terus-menerus dihisap oleh Tuyul sebagai imbalan setiap kali berhasil mencuri uang untuk majikannya.

Jadi sebaiknya, apapun alasannya jangan pernah mencoba untuk melakukan pesugihan karena tidak ada keberkahan dari harta yang didapatkan dengan cara-cara tidak baik.

Harta yang didapatkan dari pesugihan adalah harta semu yang justru akan menyengsarakan. Tidak ada pelaku pesugihan yang bisa merasakan kebahagiaan dalam hidupnya meskipun memiliki banyak harta dan terhormat dimata orang lain.


Demikian sedikit informasi tentang syarat-syarat untuk keberhasilan ritual pesugihan yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar dunia spiritual dan supranatural dapat dibaca pada artikel Harta Langit yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Syarat-syarat untuk keberhasilan ritual pesugihan"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: