Advertisement

Legenda Pesugihan Dewi Lanjar

pantai slamaran pintu gerbang istana dewi lanjar
Pantai Slamaran

Hartalangit.com - Dewi Lanjar atau biasa disebut Bu Kaji oleh orang Pekalongan dan sekitarnya adalah seorang Ratu penguasa pantai utara Jawa yang terkenal memiliki kekayaan ghaib begitu besar.

Konon, Dewi Lanjar juga memiliki pabrik batik dengan banyak karyawan dari bangsa Manusia. Dan untuk membayar gaji karyawan konon Dewi Lanjar mempersilahkan kepada para karyawannya untuk mengambil sendiri upahnya didalam peti berisi penuh uang.


Para karyawan yang bekerja di pabrik batik Dewi Lanjar bisa mengambil sendiri upahnya didalam peti uang tersebut. Tapi jika sampai mengambil uang melebihi dari yang seharusnya menjadi haknya, maka tanggung sendiri resikonya.

Dewi Lanjar juga bisa memberikan pesugihan bagi yang sanggup memenuhi persyaratannya, bisa berupa tumbal atau bahkan umurnya sendiri yang di tukarkan dengan harta kekayaan.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat Pekalongan dan sekitarnya, Dewi Lanjar adalah seorang janda yang ditinggal mati oleh suaminya sesaat setelah menikah.

Beliau menjadi janda saat masih pengantin baru, oleh karena itulah kenapa disebut sebagai Dewi Lanjar, karena lanjar artinya adalah janda kembang (janda yang belum memiliki anak).

Istana Kerajaan ghaib Dewi Lanjar ( Bu Kaji ) terletak didaerah Pekalongan, tepatnya di kawasan pantai Slamaran yang konon merupakan pintu gerbang istana ghaib pantai utara.

Untuk berkomunikasi dengan Dewi Lanjar sebetulnya cukup mudah jika mengetahui cranya atau jalurnya. Biasanya hanya perlu memenuhi persyaratan berupa mahar membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 41 kali di khususkan untuk Dewi Lanjar, kemudian setelah itu tidur menyilang dengan pintu ( malang pintu ) dengan niat bulat dan penuh keyakinan untuk bertemu Ratu pantai utara tersebut.

Dengan keyakinan yang bulat, maka pada tengah malam akan didatangi oleh Dewi Lanjar ( Bu Kaji ). Jika dalam tidur bermimpi bertemu dengan Dewi Lanjar berarti sudah bisa berinteraksi dengan beliau.

Tapi untuk lebih jelasnya tentang tata cara dan persyaratan pesugihan Dewi Lanjar sebaiknya di bimbing langsung oleh juru kuncinya.


Untuk memperoleh pinjaman dana ghaib dari Dewi Lanjar, orang yang berniat melakukan pesugihan diharuskan untuk membuat perjanjian "maut" yang harus disepakati.

Para pelaku pesugihan akan memperoleh kekayaan dari hasil perjanjian tersebut. Kabarnya, pesugihan ini menggunakan nyawa / umur sebagai jaminannya sehingga banyak yang berniat untuk melakukan pesugihan ini karena tidak merugikan orang lain dan sistem perjanjiannya adalah pinjam uang dengan jaminan umur.

Jika dalam jangka waktu tertentu si pelaku pesugihan dapat mengembalikan uang yang di pinjamnya, maka dia tidak akan di ambil oleh Dewi Lanjar.

Tapi jika dalam jangka waktu yang telah di sepakati ternyata si pelaku pesugihan tidak bisa mengembalikan uang yang di pinjamnya maka dia akan di ambil oleh Dewi Lanjar sebagai tumbalnya.

Meskipun sistem perjanjiannya adalah pinjam uang, tapi rata-rata para pelaku pesugihan ini tidak bisa mengembalikan uang yang di pinjamnya dalam jangka waktu yang telah di tentukan.

Tapi meskipun begitu, masih ada saja orang-orang yang nekat melakukan pesugihan walaupun harus mengorbankan nyawanya sendiri atau keluarganya.

Biasanya orang yang telah habis masa kontraknya ( sudah jatuh tempo perjanjiannya ) dan tidak bisa mengembalikan dana yang di pinjamnya, maka akan muncul tanda silang secara misterius di pintu rumahnya dan akan dibarengi pula dengan suara lolongan anjing liar serta burung gagak yang terbang berputar-putar di atas atap rumahnya.


Banyak sekali orang-orang di daerah Jawa Tengah yang pernah menemui fenomena ghaib ini, terutama di daerah Banjarnegara, Tegal, Pekalongan dan Batang. Mereka mengaku sering mendengar suara kereta kuda di tengah malam dimana ada dua pengawal berpakaian kraton khas Jawa berhenti dan turun memasuki sebuah rumah yang telah diberi tanda silang secara misterius.

Bila hal itu terjadi, maka sudah bisa dipastikan bahwa sipenghuni rumah yang pintunya bertanda silang tersebut salah satunya akan ada yang meninggal dunia secara mendadak.

Menurut informasi yang beredar, mereka yang mati itulah yang dijadikan tumbal dan akan dibawa oleh Dewi Lanjar ke istana ghaibnya.

Jika perjanjian telah habis, maka jiwa orang yang telah melakukan perjanjian pesugihan dengan Dewi Lanjar tersebut akan diambil untuk dijadikan budak di istana Kerajaan ghaib Dewi Lanjar.

Mereka yang telah melakukan perjanjian ghaib tersebut akan dijadikan budak, dijadikan bantalan jalan, jembatan, dan adapula yang disiksa hingga merintih kesakitan.

Sungguh begitu mengerikan ketika harta menjadikan seseorang buta mata hatinya dan tertipu oleh janji-janji manis dari makhluk ghaib. Mereka telah terjebak oleh ambisinya sendiri hingga masuk kedalam lingkaran setan yang menyesatkan.


Demikian sedikit informasi tentang legenda pesugihan Dewi Lanjar tanpa tumbal yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar dunia spiritual dan supranatural, dapat dibaca pada artikel Harta Langit yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Legenda Pesugihan Dewi Lanjar"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: