Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Advertisement

Tata cara melakukan Meditasi yang benar

gambar orang meditasi
Ilustrasi

Hartalangit.com - Meditasi adalah suatu cara untuk dapat mengenal diri sejati. Meditasi bukanlah sebuah ajaran dari suatu agama tertentu, karena pada dasarnya meditasi ada dalam semua tradisi agama dengan metode yang berbeda-beda, tapi pada intinya untuk mencapai tujuan yang sama.

Meditasi juga ada dalam berbagai tradisi dan ajaran spiritual kebudayaan masyarakat non agama yang dilakukan dengan berbagai macam metode atau tata cara yang berbeda-beda tapi tujuannya tetap sama, yaitu untuk mencapai ketenangan jiwa.

Tujuan utama dari ritual Meditasi adalah sebagai sarana untuk mengenal jati diri lebih mendalam yang berhubungan dengan jiwa. Dalam lingkup dunia spiritual memandang bahwa jalan untuk mencapai kebahagiaan sejati berawal dari suatu pengetahuan tentang jati diri (jagat kecil) atau dunia didalam diri kita.

Meditasi adalah dasar atau pijakan untuk menuju tingkatan spiritual yang lebih tinggi, dengan melakukan meditasi secara benar dan terarah, maka kita akan menemukan ketenangan jiwa dan pikiran, sehingga tanpa disadari tingkat spiritual kita akan semakin bertambah.

Untuk melakukan meditasi, pertama yang harus dilakukan adalah harus mencari tempat yang tenang, hening, bersih dan nyaman.

Akan lebih baik lagi jika bisa menemukan lokasi dengan suasana yang masih alami (natural) agar perasaan kita bisa lebih menyatu dengan alam. Misalnya didalam kamar pribadi (ruangan khusus), bisa juga sambil mendengarkan instrument musik terapi suara alam.

Kita juga dapat melakukan meditasi diluar rumah pada malam hari yang hening saat bulan purnama penuh didekat suara gemericik air sungai dengan hembusan angin malam serta suara-suara binatang malam.

Suasana lingkungan semacam itu bisa membantu menenangkan pikiran dan menyelaraskan frekuensi alam bawah sadar kita dengan frekuensi alam semesta.

Jika meditasi dilakukan di alam terbuka, sebaiknya lakukan meditasi dengan posisi duduk bersila agar kewaspadaan tetap terjaga.

Baca juga: Makna spiritual dari ritual topo kungkum

Adapun langkah-langkah untuk melakukan ritual meditasi adalah sebagai berikut:

1. Duduk bersila dengan posisi punggung yang tegak dan kondisikan agar seluruh bagian tubuh terasa rileks, tidak kaku atau tegang.

2. Posisi punggung jangan membungkuk atau bersandar, karena posisi tersebut berpotensi menyebabkan mudah terlelap tidur. karena tujuan utama dari meditasi bukanlah untuk menidurkan diri, melainkan untuk membangun kesadaran setinggi-tingginya.

3. Berusahalah untuk mengosongkan pikiran, dalam arti membuang semua pikiran-pikiran negatif dan rasa cemas yang mengganggu perasaan setiap waktu.

Kontrol pikiran agar dalam kondisi tenang dan damai selama melakukan ritual meditasi. Bayangkan wajah seorang bayi yang sedang tidur, begitu damai dan polos tanpa beban dan tanpa dosa.

4. Kirimkan sinyal sugesti ke alam bawah sadar bahwa diri kita dapat merasakan dan menyaksikan hal-hal yang tidak dapat dirasakan atau disaksikan oleh jasmani (raga) kita, tapi harus tetap dalam kondisi rileks, cermat, tajam dan waspada.

5. Pusatkan pikiran dan perasaan terhadap irama keluar masuknya nafas. Pasang kelima panca indera agar dapat merasakan dan mendengarkan nafas kita sendiri ketika aliran nafas keluar dan masuk kedalam paru-paru yang dipompa oleh jantung. Karena sejatinya didalam aliran nafas kita terdapat Atma atau energi kehidupan.

Baca juga: Semedi adalah meditasi dalam tradisi Kejawen

Lalu apa yang harus di bayangkan atau di sugestikan dalam setiap keluar masuknya hembusan nafas saat meditasi..??

Pada saat menarik nafas kedalam tubuh, rasakan suatu energi yang berwarna putih, bening dan bersih. Dan pada saat menghembuskan nafas keluar dari dalam tubuh, bayangkan suatu energi berwarna hitam dan kotor yang keluar.

Energi yang berwarna putih dan bersih tadi akan membangkitkan suatu energi kehidupan yang menyehatkan jasmani dan rohani kita.

Rasakan energi Atma tersebut masuk ke dalam tubuh dan menyebar secara merata kedalam setiap sel-sel dan seluruh bagian tubuh tanpa terkecuali. Energi putih tersebut akan membersihkan dan menguras segala macam kotoran serta penyakit yang ada didalam tubuh.

Setelah itu, sugestikan di alam bawah sadar dengan membayangkan nafas kita berhembus keluar membawa segala macam kotoran dan penyakit dari dalam tubuh, sehingga energi berubah warna menjadi pekat kehitaman.

Energi Atma juga dapat membersihkan energi negatif dari penyakit stress, depresi, dan kecemasan yang tersembunyi didalam jiwa dan pikiran, sehingga jiwa dan pikiran kita akan menjadi ringan, lepas, bebas dan tanpa beban lagi. Biarkan perasaan cemas, takut, gelisah dan keraguan pergi meninggalkan jasmani dan rohani kita.

Adapun kesulitan yang sering di alami pada saat melakukan meditasi biasanya pikiran kita secara liar akan berkelana tanpa bisa dikendalikan, seolah sulit sekali dipusatkan pada satu titik pusat perhatian, yakni pada keluar masuknya nafas kita.

Cobalah untuk mensugesti dan membayangkan dalam setiap tarikan dan hembusan nafas kita. Tarikan nafas masuk untuk membayangkan keadaan alam yang penuh ketenangan, penuh cinta kasih, segar, sejuk dan nyaman.

Rasakan bahwa semua itu terasa memasuki dan menyebar kedalam setiap bagian tubuh yang digerakkan oleh jantung.

Dari semua rangkaian ritual meditasi diatas, yang paling utama dan paling penting untuk dijaga adalah sikap sabar dan telaten, jangan terburu-buru atau tergesa-gesa ingin memperoleh hasil atau merasakan sesuatu yang menakjubkan.

Fokus utama dalam bermeditasi adalah menjaga konsentrasi untuk selalu memperhatikan keluar masuknya aliran nafas dan merasakan pergerakan aliran darah yang mengalir keseluruh bagian tubuh.

Pada tahap awal, sesi latihan meditasi cukup dilakukan selama 11 - 17 menit saja. Setelah terbiasa, latihan meditasi bisa ditingkatkan menjadi lebih lama.

Setelah dapat melakukan pemusatan pikiran dengan baik dan benar dengan konsentrasi pada keluar masuknya aliran nafas, latihan selanjutnya mulai mengisi pada aspek spiritualnya.

Untuk naik pada tingkat spiritualitas dari ritual meditasi, banyak praktisi spiritual yang menggunakan suatu mantra atau do'a sebagai media untuk mencapai tingkat spiritual dari ritual meditasi atau semedi.

Akan tetapi, do'a atau mantra sejatinya hanyalah suatu alat atau media untuk memperkuat mental dan keyakinan atau aspek batiniah (rohaniah) saja, karena tanpa mantra atau do'a, jika kita suda menguasai tehnik meditasi secara sempurna tetap bisa mencapai tingkat spiritual dari meditasi.

Ada berbagai macam metode dan tehnik meditasi, salah satu yang paling populer dan efektif serta mudah dan paling banyak digunakan adalah meditasi mantra.

Metode meditasi ini menggunakan suatu mantra tertentu untuk mencapai tujuan dari ritual meditasi yang dibuka melalui vibrasi suara transendental.

Istilah mantra sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari dua suku kata yaitu man yang artinya benak (batin), dan tra yang artinya membebaskan.

Mantra dapat diartikan sebagai suatu bentuk frekuensi suara suci yang membebaskan batin dari kegelisahan dan imajinasi.

Mantra biasanya diucapkan pada saat seseorang akan mulai melakukan meditasi atau diucapkan selama proses meditasi berlangsung.

Baca juga: Laku tirakat dalam ajaran Kejawen

Demikian sedikit informasi tentang tata cara melakukan Meditasi yang benar. Untuk informasi lain tentang dunia spiritual dan supranatural dapat dibaca pada artikel Harta Langit yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Tata cara melakukan Meditasi yang benar"

Untuk Pemesanan Benda Pusaka Silahkan Chat Via WA: