Advertisement

Ciri, Mitos dan Tuah Perkutut Kusuma Wicitra

gambar perkutut kusuma wicitra
Ilustrasi Perkutut Katuranggan Kusuma Wicitra
Hartalangit.com – Nama-nama katuranggan Perkutut banyak yang mengambil dari alam, dari tokoh-tokoh pewayangan dari Tosan Aji dan juga istilah-istilah dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa jaman dahulu.

Para leluhur kita terdahulu tentunya tidak asal-asalan dalam menamakan katuranggan Perkutut, karena semua katuranggan atau ciri mathi Perkutut memiliki makna atau filosofi yang berkaitan dengan kepercayaan akan tuahnya.

Salah satunya adalah Perkutut katuranggan Kusuma Wicitra atau Kusumo Wicitro. Ciri Perkutut Kusuma Wicitra, yaitu pada bagian paruh dan sisik kakinya berwarna keputih-putihan.

Perkutut Kusuma Wicitra / Kusumo Wicitro dinilai baik untuk di pelihara karena di percaya memiliki tuah untuk menambah kewibawaan dan kharisma, sehingga orang yang memelihara Perkutut ini akan dihormati dan disukai oleh banyak orang. Perkutut Kusuma Wicitra juga tidak pemilih, artinya bisa cocok dipelihara oleh siapa saja.


Kepercayaan akan adanya tuah pada Perkutut katuranggan Kusuma Wicitra / Kusumo Wicitro juga berkaitan dengan nama dan cirinya.

Kususma artinya kembang atau bunga, sedangkan Wicitra artinya citra atau rupa. Jadi, Kusuma Wicitra bisa di artikan serupa bunga.

Perkutut katuranggan Kusumo Wicitro adalah simbol harapan agar pemilik Perktut ini bisa menjadi orang yang terpandang dan disukai oleh banyak orang.

Tuah Perkutut Kusuma Wicitra dipercaya dapat membantu pemiliknya menjadi pribadi yang menyenangkan dan berkharisma, sehingga akan disukai oleh orang-orang disekitarnya.

Tapi dibalik kepercayaan akan tuahnya, Perkutut Kusumo Wicitro juga memiliki filosofi yang bisa dijadikan sebagai tuntunan hidup.


Pesan yang hendak disampaikan dari Perkutut katuranggan Kusuma Wicitra, yaitu jika ingin dihormati dan disukai oleh orang lain serta memiliki nama baik di masyarakat, maka kita harus bisa menjaga ucapan dan tingkah laku.

Paruh Perkutut Kusumo Wicitro yang berwarna keputihan merupakan simbol ucapan atau tutur kata yang baik, dan kakinya yang berwarna keputihan merupakan sibol tingkah laku yang baik.

Jadi intinya, agar bisa menjadi orang yang terpandang dan memiliki nama baik di masyarakat, kita harus bisa menghiasi diri dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi diri sendiri, bagi orang lain dan juga bagi lingkungan. Seperti halnya bunga yang menyebarkan keharuman ke segala penjuru.

Jadi untuk bisa merasakan tuah Perkutut katuranggan secara maksimal, kita harus bisa memahami makna katuranggannya, kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


Demikian sedikit informasi tentang ciri-ciri, filosofi, tuah dan mitos Perkutut katuranggan Kusuma Wicitra / Kusumo Wicitro yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar Perkutut katuranggan, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Tonton juga videonya:

Video YouTube - Harta Langit Channel

Dukung Harta Langit Channel dengan cara like, subscribe, komen dan share video ini agar kami dapat terus berkarya untuk mengenalkan dan melestarikan warisan budaya leluhur kita.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Ciri, Mitos dan Tuah Perkutut Kusuma Wicitra"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: