Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Advertisement

Mitos burung Kepodang Emas dalam tradisi masyarakat Jawa

mitos burung kepodang emas - harta langit
Ilustrasi Burung Kepodang Emas

Hartalangit.com - Burung Kepodang memiliki suara kicauan yang merdu dan penampilan yang sangat cantik dengan bulu-bulu yang didominasi warna kuning dan sedikit warna hitam dibagian kepala, sayap serta ekornya. Karena suara kicauannya yang merdu dan warna bulunya yang indah itulah yang menjadikan burung ini banyak dipelihara sebagai klangenan. Tapi selain memiliki suara merdu dan warna bulu yang indah, burung Kepodang Emas juga dipercaya memiliki beberapa mitos dalam tradisi masyarakat Jawa.


Pada jaman dulu burung Kepodang sering digunakan oleh masyarakat Jawa sebagai pelengkap dalam acara mitoni (7 bulanan) untuk di makan dagingnya oleh wanita yang sedang hamil 7 bulan dengan harapan agar anak yang sedang dikandungnya kelak ketika lahir akan memiliki paras yang cantik atau tampan dan berkulit kuning langsat seperti burung Kepodang. Hal itu merupakan sebuah pengharapan dari orang tua agar anaknya memiliki paras yang rupawan yang disimbolkan dengan burung Kepodang yang memiliki panampilan cantik rupawan.

Tapi tradisi tersebut sudah lama ditinggalkan karena sudah tidak relevan lagi dengan kehidupan masyarakat jaman sekarang. Selain itu, populasi burung Kepodang Emas Jawa juga sudah semakin langka dan sulit untuk mencari burung ini di alam bebas karena sering diburu untuk diperjual belikan. Burung ini termasuk satwa yang dilindungi karena populasinya yang semakin langka. Oleh karena itu, kita harus ikut menjaga dan melestarikannya dengan tidak memburunya untuk alasan apapun. Biarkan burung cantik ini tetap lestari di alam bebas agar generasi berikutnya juga bisa melihat dan mengenal burung yang dijadikan maskot Jawa Tengah ini.


Burung Kepodang Emas dengan warna bulu kuning keemasan juga di anggap memiliki keselarasan dengan simbol kejayaan dan kemakmuran, sehingga banyak dipelihara sebagai klangenan sekaligus sebagai simbol pengharapan agar dapat mencapai kejayaan dan kemakmuran dalam hidup. Itulah sebabnya burung ini juga banyak dipelihara oleh orang-orang kalangan atas di Jawa pada jaman dahulu.

Masyarakat Sunda (Jawa Barat) memiliki kepercayaan bahwa burung Kepodang Emas dapat dijadikan sebagai tolak bala. Dengan memelihara burung Kepodang Emas maka pemiliknya dan keluarganya akan terhindar dari kesialan dan malapetaka.

Terlepas dari semua mitos tentang burung Kepodang Emas tersebut, jika dilihat dari penampilan fisiknya yang indah ditambah dengan suara kicauannya yang merdu menggema, burung ini memang dapat menjadi sarana hiburan dirumah yang menjadikan suasana menjadi adem ayem. Hal itu tentunya akan membawa energi positif bagi pemiliknya yang kemudian menjadikan kehidupannya menjadi lebih baik. Tapi karena burung Kepodang Emas termasuk burung yang dilindungi, maka jika ingin memeliharanya sebaiknya harus melalui proses perizinan yang berlaku.


Demikian sedikit informasi tentang mitos burung Kepodang Emas dalam tradisi masyarakat Jawa. Untuk informasi lain seputar Dunia Spiritual dan Supranatural, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a comment for "Mitos burung Kepodang Emas dalam tradisi masyarakat Jawa"

Untuk Pemesanan Benda Pusaka, Call/Sms: 0858-7027-7889 atau Chat via WA: