Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Advertisement

Filosofi dan tuah sakti Keris Jaran Guyang

gambar keris jaran guyang sepuh
Keris Jaran Guyang

Hartalangit.com - Keris Jaran Guyang adalah salah satu dhapur Keris luk 7 dengan ukuran panjang bilah normal. Bentuk Keris ini tampak sangat sederhana karena tidak memiliki banyak ricikan atau ukiran yang rumit. Gandhiknya polos dan hanya terdapat pejetan serta ri pandan saja. Keris Jaran Guyang tergolong Keris yang cukup langka dan tidak banyak dijumpai.

Keris dhapur Jaran Guyang memiliki makna filosofi yang dalam tentang kehidupan dan sarat muatan spiritual, tapi selama ini Keris Jaran Guyang sering disalah artikan hanya sebatas sebagai sarana pemikat lawan jenis atau pengasihan saja.

Anggapan tersebut timbul karena nama Keris ini hampir sama dengan nama ilmu pelet Kejawen kuno yang sangat terkenal keampuhannya yaitu Ajian Jaran Goyang.

Keris Jaran Guyang dipercaya memiliki tuah ampuh untuk pengasihan (pelet). Konon orang yang memiliki Keris ini akan disukai oleh kaum wanita.

Sebetulnya makna dari Keris berdhapur Jaran Guyang tidak sedangkal dan sesederhana itu (hanya sebagai sarana pengasihan / pemikat lawan jenis saja), tapi ada maksud lain yang tersirat dari Keris ini yang bisa dijadikan sebagai tuntunan hidup.

Tujuan seorang Mpu membuat sebilah Keris tentunya tidak hanya untuk tujuan pragmatis saja, melainkan untuk memberikan ajaran-ajaran luhur yang tersirat melalui bentuk dapur, ricikan, dan pamor pada sebilah Keris.

Baca juga: Nama-nama pamor Keris lengkap dengan gambar dan penjelasan tentang tuahnya

Filosofi Keris Jaran Guyang:

Jaran artinya kuda dan Guyang artinya dimandikan. Makna spiritual yang tersirat pada Keris Jaran Guyang adalah: Jaran (Kuda) melambangkan keperkasaan, kejantanan, kekuatan, keberanian dan sifat yang liar, sedangkan Guyang (dimandikan) adalah suatu tindakan untuk membersihkan.

Maksudnya, sifat liar yang ada dalam diri Manusia seperti kesombongan (adigang, adigung, adiguna) dan hawa nafsu yang berlebihan harus dibersihkan (diguyang) atau dikendalikan agar bisa menjadi Manusia sejati yang tidak lagi dipenuhi sifat-sifat binatang, sehingga akan selalu mendapatkan pertolongan (pitulungan) dari TUHAN yang dilambangkan dengan luk 7 (pitu) yang bermakna pitulungan atau pertolongan.

Baca juga: Ritual-ritual untuk menambah daya magis Keris pusaka

Tuah Keris Jaran Guyang:

Sedangkan dari sisi tuah, Keris Jaran Guyang memiliki filosofi bahwa Jaran (Kuda) adalah binatang yang berfungsi sebagai kendaraan untuk ditunggangi. Kuda memiliki sifat yang liar tapi bisa dijinakkan.

Jika binatang ini sering diguyang (dimandikan), maka lama-kelamaan akan menjadi jinak dan patuh pada majikannya.

Artinya, seorang wanita (istilah kasarnya untuk dituggangi) jika diperlakukan dengan penuh kasih sayang seperti halnya merawat dan memandikan kuda, maka seperti apapupun sifatnya, meskipun seliar kuda lama-kelamaan akan luluh dan patuh juga.

Keris Jaran Guyang yang sering di artikan sebagai sarana pengasihan (pelet), sebenarnya menyimpan makna dalam hal asmara menurut filosofi Jawa.

Seperti diketahui bahwa hubungan suami istri bagi orang Jawa juga memiliki dimensi spiritual. Semua itu sudah tercantum dalam kitab "Serat Centini". Hubungan badan dalam pengertian Jawa bukan hanya sekedar nafsu, melainkan ajaran Sangkan Paraning Dumadi.

Keris dhapur Jaran Guyang memiliki luk 7 dengan gandhik polos, memakai pejetan dan tingil atau terkadang terdapat greneng wurung. Dalam filosofi Jawa, luk 7 bermakna pitulungan yang bisa diartikan fungsinya sebagai sarana untuk menolong diri sendiri atau orang lain agar mendapatkan pertolongan dari TUHAN.

Keris Jaran Guyang dipercaya bisa mengikat sukma, sehingga Keris ini banyak diburu oleh orang-orang yang suka bertualang dalam urusan asmara. Selain untuk pengasihan (pelet), Keris Jaran Guyang juga dipercaya memiliki tuah untuk penglaris.

Keris Jaran Guyang lebih cocok dimiliki oleh orang-orang yang tingkat spiritual sudah matang, karena kekuatan sugesti dari Keris ini begitu dahsyat, jadi akan lebih cocok jika dimiliki oleh orang yang sudah mampu mengendalikan hawa nafsunya.

Baca juga: Lelaku yang seharusnya dijalankan oleh pemilik Keris pusaka

Demikian sedikit informasi tentang filosofi dan tuah sakti Keris Jaran Guyang yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar Keris pusaka, dapat dibaca pada artikel Harta Langit yang lain.

Tonton juga videonya:

Filosofi & Tuah Keris Jaran Guyang - Harta Langit Channel

Dukung Harta Langit Channel dengan cara like, subscribe, komen dan share video ini agar kami dapat terus berkarya untuk mengenalkan dan melestarikan warisan budaya leluhur kita.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Filosofi dan tuah sakti Keris Jaran Guyang"

Untuk Pemesanan Benda Pusaka Silahkan Chat Via WA: