Advertisement

Proses panjang pembuatan sebilah Keris

proses pembuatan keris
Ilustrasi Proses Pembuatan Keris

Hartalangit.com - Keris yang bagus dan berkualitas memerlukan material logam yang bagus sebagai bahan bakunya, antara lain: besi, baja, serta nikel yang berkualitas, dan untuk Keris-Keris yang berkelas biasanya menggunakan batu meteor yang mengandung titanium sebagai bahan pamornya.

Baca juga: Kelebihan Keris dengan pamor meteor

Bilah Keris dibuat  dengan cara ditempa dalam tungku didalam Besalen (tempat/bengkel pembuatan Keris) dengan bahan-bahan yang telah disiapkan berupa:
• 5 kg lempengan besi dengan ukuran kira-kira lebar 4 cm, tebal 2 cm dan panjang 15 cm.
• 50 gram nikel.
• 0,5 kg baja.

Tiga komponen logam tersebut akan disatukan dengan cara ditempa ditungku perapian. Besi terlebih dulu dipanaskan kemudian ditempa secara berulang-ulang. Nikel diselipkan di antara lempengan besi dan baja lalu dipanaskan sampai membara dan kemudian dilipat menjadi dua lalu ditempa lagi.

Proses tersebut dilakukan berulang-ulang sampai mencapai jumlah lipatan yang dikehendaki oleh sang Empu, karena semakin banyak jumlah lipatannya, maka akan semakin berkualitas Keris yang dibuat tersebut.

Proses penempaan dilakukan dengan sangat hati-hati dengan tingkat ketelitian yang tinggi agar dapat tercipta pamor dan bentuk Keris yang indah. Setelah itu, lempengan baja, besi dan nikel yang telah ditempa dipanaskan lagi sampai membara dan ditempa lagi untuk menguatkan bilah Keris.

Bentuk bilah Keris akan dibuat sesuai kehendak sang Empu, apakah akan dibuat menjadi Keris Lurus atau Keris Luk dengan dhapur yang di inginkan atau sesuai pesanan.

Jadi, pembuatan Keris akan disesuaikan dengan rancang bentuknya sesuai dengan keinginan sang Empu atau pemesan Keris. Supaya dapat memunculkan pamor yang indah, diperlukan bahan pamor yang bagus, selain menggunakan nikel, bahan pamor yang lebih bagus adalah batu meteor.

Penempaan beberapa jenis logam yang dibuat berlapis-lapis adalah teknik yang diterapkan untuk menghasilkan bilah Keris yang kuat dan untuk memunculkan pamor dari efek perbedaan jenis logam yang dicampur menjadi satu yang menghasilkan gradasi warna berbeda dan membentuk motif yang indah.

Pada tahap finishing, bilah Keris kemudian disepuh agar menjadi lebih kuat dengan cara dipanaskan tetapi tidak sampai membara kemudian dicelupkan dengan cepat kedalam wadah yang berisi air kelapa atau air campuran dari sulfur, air jeruk nipis, dan garam. Setelah melalui tahap ini, Keris sudah bisa dikatakan jadi dan beratnya tinggal 0,4 kg saja.

Untuk membuat sebilah Keris yang bagus dan berkualitas tinggi diperlukan 100 kg arang kayu jati sebagai bahan bakar untuk tungku perapiannya, dan dikerjakan selama 40 hari atau bahkan lebih untuk jenis Keris dengan bentuk, ricikan, dan pamor yang rumit. Dalam proses pembuatan Keris biasanya sang Empu dibantu oleh dua orang anak panjak/muridnya.

Setelah bilah Keris selesai dikerjakan, maka proses selanjutnya adalah proses mewarangi bilah Keris untuk memunculkan pamor Keris.

Baca juga:

Tata cara mewarangi Keris

Tips memilih Keris bagi pemula

Demikian sedikit informasi tentang proses panjang pembuatan sebilah Keris yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar benda-benda pusaka, dapat dibaca pada artikel Harta Langit yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

0 Response to "Proses panjang pembuatan sebilah Keris"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Untuk Pemesanan Benda Pusaka, Call/Sms: 0858-7027-7889 atau Chat via WA: