Advertisement

Keris sejatinya adalah media doa dan harapan dari pemiliknya

gambar keris pusaka
Keris

Hartalangit.com - Jaman dulu, masyarakat Jawa sangat menghormati Empu pembuat Keris, bahkan setiap Kerajaan pasti memiliki Empu Keris yang hebat dan disegani.

Para Empu Keris Kerajaan tersebut bertugas untuk membuat Keris pesanan dari Raja, Pangeran, dan para Pejabat Kerajaan.

Pada masa lalu, setiap orang hanya memiliki Keris yang dibuat khusus untuk dirinya yang dipesan pada seorang Empu Keris. Karena sejatinya Keris adalah media do'a yang dipanjatkan oleh sang Empu kepada TUHAN agar apa yang menjadi harapan dan cita-cita pemilik Keris dapat tercapai.

Doa-doa atau mantra-mantra tersebut kemudian dimasukkan ke dalam lipatan-lipatan logam lalu ditempa menjadi sebilah Keris dengan bentuk dhapur dan pamor yang melambangkan harapan dan cita-cita pemiliknya.

Doa yang dipanjatkan oleh sang Empu kepada TUHAN adalah doa yang dikhususkan untuk sipemesan Keris sesuai dengan keinginan, profesi dan karakternya

Jadi secara prinsip, bagi masyarakat tradisional Keris merupakan milik pribadi, karena Keris dibuat khusus untuk pemiliknya dengan bantuan seorang Empu. Keris tersebut mengandung harapan dari pemiliknya agar dapat mencapai kehidupan yang berhasil lahir dan batin.

Kehendak pribadi yang ditanamkan kedalam sebilah Keris akan berlaku selamanya dan itu merupakan energi spiritual yang kuat untuk selalu menjaga dan membantu pemiliknya dalam mencapai cita-citanya.

Baca juga: Pemahaman tentang tuah pada Keris pusaka

Oleh karena itulah pada masa lalu tidak ada perdagangan Keris karena rata-rata Keris dibuat dengan doa khusus untuk pemiliknya dan keturunannya.

Tapi dalam perkembangannya, kini marak bisnis jual-beli Keris karena keuntungannya cukup menggiurkan, apalagi jika dibumbui dengan cerita-cerita klenik maka sebilah Keris bisa mencapai harga yang fantastis.

Ketika hendak membeli / memahari Keris, terutama jika tujuannya untuk dijadikan sebagai ageman maka selain mempertimbangkan garap dan pamornya, pertimbangkan juga sisi esoterinya karena itulah hal terpenting dari sebilah Keris. Terkecuali jika tujuannya hanya untuk dijadikan sebagai koleksi saja.

Plihlah Keris yang sesuai dengan karakter kita agar Keris tersebut bisa selaras dengan pemiliknya dan bisa dirasakan tuahnya.

Agar bisa merasakan tuah Keris pusaka, kita harus memiliki rasa senang terhadap Keris tersebut dan memperlakukannya dengan spatutnya, sehingga energi Keris tersebut bisa selaras dan akan mendampingi pemiliknya.

Keris atau "isi" Keris yang biasa disebut "yoni" bisa di ajak berkomunikasi dengan cara ditayuh. Jika tidak tahu cara untuk menayuh Keris sebaiknya meminta bantuan pada orang yang ahli dalam menayuh Keris untuk mengetahui kehendak dan tuah dari Keris yang dimiliki.

Baca juga: Cara menayuh Keris pusaka sesuai primbon Jawa

Ada istilah / kalimat halus yang umum digunakan dalam perdagangan Keris untuk menggantikan "harga", yaitu "mas kawin / mahar" agar terkesan lebih halus dan bukan merupakan transaksi jual-beli, karena pada jaman dulu jual-beli Keris dianggap sebagai hal yang tabu.

Setiap kali seorang Empu akan membuat Keris sesuai dengan tata cara yang baku sesuai pakemnya, maka dia akan mempersiapkan diri secara spiritual. Sang Empu harus membersihkan jiwa dan raganya dengan cara berpuasa / tirakat dan mengurangi tidur.

Ketika akan membabar Keris, seorang Empu hanya akan tidur sebentar sesudah tengah malam dan akan melakukan semedi / meditasi selama berhari-hari untuk memohon kepada TUHAN agar dapat membuat sebilah Keris yang bagus dan cocok dengan keinginan pemesannya.

Sang Empu juga akan memohon agar selama proses pembuatan Keris tersebut segalanya berjalan lancar tanpa kendala, agar dirinya dan para pembantunya (panjak) serta si pemesan Keris selamat dan diberi keberkahan serta berhasil membuat Keris sesuai dengan yang diharapkan.

Setelah yakin bahwa dia telah mendapatkan jawaban dari TUHAN melaluai pertanda atau wangsit, maka sang Empu akan meminta agar orang yang memesan Keris juga melakukan tirakat untuk membersihkan jiwa dan raganya serta memanjatkan doa kepada TUHAN supaya diperkenankan untuk dapat memiliki Keris yang bagus dan cocok untuk dirinya.

Akan lebih baik lagi jika orang yang memesan Keris berpuasa selama beberapa hari agar lebih menyatu dengan energi Keris yang akan dibuat untuk dirinya. Dan yang paling penting selama proses pembuatan Keris, orang yang memesan Keris harus memiliki pikiran dan hati yang bersih.

Sebelum mulai membabar sebilah Keris, sang Empu akan mencatat nama lengkap, pekerjaan, hari, weton, tanggal, bulan dan tahun kelahirannya untuk disesuaikan dengan bentuk dan karakter Keris yang akan dibuat.

Tujuannya agar Keris yang akan dibuat tersebut benar-benar sesuai dan cocok dengan pemiliknya nanti, karena sebilah Keris sejatinya merupakan perlambang harapan dan cita-cita pemiliknya.

Data tersebut akan dipergunakan oleh sang Empu untuk merancang dan menentukan bentuk dhapur dan pamor Keris agar tercipta Keris yang berkualitas dari segi eksoteri maupun esoterinya.

Dalam proses pembuatan Keris sang Empu juga akan sesaji dan ubo rampe yang diletakkan didalam besalen sebagai simbol harapan agar mendapatkan berkah dan perlindungan dari TUHAN selama berlangsungnya proses pembuatan Keris.

Keris yang dibuat oleh seorang Empu akan disesuaikan dengan karakter dan profesi pemiliknya agar bisa dirasakan tuahnya.

Misalnya saja Keris untuk seorang pejabat tentu tidak akan cocok jika dimiliki oleh seorang pedangang, Keris untuk seorang prajurit tentunya tidak akan cocok jika dimiliki oleh seorang petani karena doa dan harapan yang ada pada Keris tersebut tidak sesuai dengan profesinya.

Baca juga: Proses panjang pembuatan sebilah Keris

Demikian sedikit informasi tentang rahasia dibalik tuah Keris pusaka yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar benda-benda pusaka, dapat dibaca pada artikel Harta Langit yang lain.

Tonton juga videonya:

Video YouTube - Harta Langit Channel

Dukung Harta Langit Channel dengan cara like, subscribe, komen dan share video ini agar kami dapat terus berkarya untuk mengenalkan dan melestarikan warisan budaya leluhur kita.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Keris sejatinya adalah media doa dan harapan dari pemiliknya"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: