Advertisement

Ciri, Mitos dan Tuah Perkutut Kalung Usus

gambar perkutut kalung usus / kalung kemben
Perkutut Katuranggan Kalung Usus
Hartalangit.com – Katuranggan atau ciri mathi sering di anggap sebagai tanda dari TUHAN tentang adanya tuah atau keistimewaan pada burung Perkutut.

Perkutut juga merupakan salah satu media yang digunakan oleh para leluhur terdahulu untuk menyampaikan pitutur atau wejangan secara tersirat melalui nama-nama katuranggan atau ciri mathi.

Salah satunya adalah Perkutut katuranggan Kalung Usus atau Kalung Kemben yang memiliki ciri khusus pada luriknya yang nyambung tapi hanya dibagian dada atau temboloknya saja, sedangkan lurik dibagian lehernya tidak nyambung.


Perkutut Kalung Usus atau Kalung Kemben dinilai baik untuk dipelihara karena dipercaya memiliki tuah untuk menambah kharisma dan untuk kerejekian, sehingga orang yang memelihara Perkutut ini akan disukai oleh banyak orang dan mudah dalam mencari rajeki.

Lurik yang nyambung pada bagian temboloknya merupakan simbol harapan agar orang yang memelihara Perkutut ini rejekinya selalu nyambung tidak ada putusnya.

Kepercayaan tentang tuah Perkutut Kalung Usus berkaitan dengan mitos yang ada di masyarakat Jawa tentang bayi Kalung Usus, yaitu bayi yang pada saat lahir lehernya terlilit tali pusar.

Bayi kalung usus atau bayi tibo sampir di anggap memiliki banyak keistimewaan. Konon bayi kalung usus kelak setelah dewasa akan memiliki postur tubuh yang ideal sehingga terlihat pantas mengenakan pakaian apapun.

Bayi kalung usus konon juga akan memiliki wajah tampan jika laki-laki dan cantik jika perempuan serta mudah mendapatkan pasangan. Bahkan ada sebagian orang meyakini bahwa bayi kalung usus akan memiliki intuisi yang kuat serta memiliki kemampuan supranatural setelah dewasa.

Tidak hanya itu saja, konon bayi kalung usus nantinya juga akan banyak rejeki dan hidup berkecukupan.


Perkutut Kalung Usus di anggap memiliki keistimewaan seperti halnya bayi kalung usus, sehingga orang yang memelihara Perkutut ini akan memiliki kharisma yang membuatnya disukai oleh banyak orang dan mudah dalam mencari rejeki.

Tapi sebetulnya Perkutut katuranggan Kalung Usus atau Kalung Kemben memiliki filosofi yang berkaitan dengan kepercayaan akan tuahnya.

Pesan tersirat dari Perkutut Katuranggan Kalung usus, yaitu jika ingin disukai oleh banyak orang maka kita harus berpenampilan, berperilaku dan bertutur kata yang baik.

Hal itu senada dengan falsafah Jawa “Ajining Diri Soko Kedhaling Lathi, Ajining Rogo Gumantung Soko Busono” yang artinya bahwa harga diri seseorang tergantung dari gerak lidahnya atau ucapannya. Dan penampilan atau pakaian seseorang juga mencerminkan pribadinya.

Sifat atau kepribadian seseorang bisa dinilai dari ucapannya. Jika kata-katanya baik dan sopan maka akan lebih disukai dan dihargai oleh orang-orang disekitarnya, sehingga akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain, baik di lingkungan masyarakat, dalam pekerjaan maupun dalam bisnis.

Penampilan juga bisa mencerminkan karakter seseorang, dengan berpakaian rapi, bersih dan sopan maka akan menciptakan kesan positif di mata orang lain.


Demikian sedikit informasi tentang ciri-ciri, filosofi, tuah dan mitos Perkutut katuranggan Kalung Usus / Kalung Kemben yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar Perkutut katuranggan, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Tonton juga videonya:

Video YouTube - Harta Langit Channel

Dukung Harta Langit Channel dengan cara like, subscribe, komen dan share video ini agar kami dapat terus berkarya untuk mengenalkan dan melestarikan warisan budaya leluhur kita.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Ciri, Mitos dan Tuah Perkutut Kalung Usus"

UNTUK PEMESANAN BENDA PUSAKA: