Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Advertisement

Ciri-ciri dan karakter Keris tangguh Mataram Senopaten, Sultan Agung dan Amangkuratan

Hartalangit.com - Keris tangguh Mataram terbagi menjadi 3 masa, yaitu Mataram Senopaten, Mataram Sultan Agung dan Mataram Amangkurat yang masing-masing memiliki ciri khas dan karakter tersendiri yang dapat dikenali dari ciri garap, meterial besi, pamor dan pasikutannya.

Berikut ini beberapa ciri-ciri Keris tangguh Mataram:

1. Ciri-ciri Keris Tangguh Mataram Senopaten (abad 14 - 15)

keris sabuk inten tangguh mataram senopaten
Keris Sabuk Inten Tangguh Mataram Senopaten

- Pasikutannya prigel dan sereg.
- Besinya hitam kebiruan.
- Pamornya pandes dan ngawat sehingga Kerisnya tampak kokoh dan kuat.

Keris Tangguh Mataram Senopaten masih membawa karakter dan bentuk dari Keris Majapahit, karena Empu-Empu Keris pada masa Mataram Senopaten merupakan Empu dari Kerajaan Majapahit dan keturunannya.


2. Ciri-ciri Keris Tangguh Mataram Sultan Agung (abad 16)

keris sabuk inten tangguh mataram sultan agung
Keris Sabuk Inten Kelengan Tangguh Mataram Sultan Agung

- Pasikutannya terlihat demes saat diperhatikan karena tampak begitu serasi, tampan dan enak dilihat.
- Tempaan besinya mentah sehingga terlihat masih natural dan berserat.
- Karena proses tempa yang kurang matang, Keris tangguh Mataram Sultan Agung kurang menghasilkan bunyi dentingan yang nyaring jika disentil jari.
- Pamornya mubyar.
- Gonjonya wulung dengan sirah cecak lancip.
- Luk-nya tergolong rengkol dengan ukuran Keris yang ramping.
- Ukuran bilahnya sekitar 35 - 40 cm.

Pada masa pemerintahan Sultan Agung, beragam reformasi sedang gencar-gencarnya dilakukan di Kerajaan Mataram, mulai dari bidang seni, budaya, penanggalan dan lainnya.

Pada masa itu masyarakat umum diberikan kebebasan untuk memiliki Keris dan para Empu juga diberi kebebasan untuk berkreasi untuk membuat karya-karya terbaiknya, sehingga pasikutan Keris tangguh Mataram Sultan Agung sangat beragam sejak awal pemerintahannya.

Para Empu juga tetap melestarikan Keris-Keris tangguh sebelumnya dengan memadukan ciri khas era Mataram Sultan Agung. Maka bisa dikatakan jika pada jaman Mataram Sultan Agung merupakan surga bagi para Empu Keris.

Ketika Kerajaan Mataram merencanakan penyerangan terhadap VOC di Batavia, Sultan Agung mempersiapkan armada perangnya dengan melengkapi peralatan tempur bagi pasukannya.

Sultan Agung mengumpulkan para Empu Keris dan para pande besi dari seluruh wilayah kekuasaan Mataram untuk membuat senjata bagi pasukan Mataram. Maka tidak heran jika Keris-Keris tangguh Mataram Sultan Agung jumlahnya sangat banyak dan paling mudah ditemukan hingga saat ini.

Para Empu tersebut berasal dari seluruh penjuru tanah Jawa yang berjumlah 800 orang dan dikumpulkan di Mataram untuk melaksanakan perintah Sultan Agung untuk membuat Keris, Tombak, Meriam dan senjata perang lainnya. Peristiwa inilah yang disebut "Pakelun". Kata "kelun" artinya penguasaan menyeluruh atau mutlak.

Para Empu yang berjumlah 800 orang tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok yang dipimpin oleh seorang Empu senior (Empu tindih) yang diberikan pangkat Lurah Mantri yang berjumlah 8 orang, yaitu:
- Ki Tepas dari Semarang.
- Ki Salatea dari Tuban.
- Ki Mayi dari Jawa Barat.
- Ki Legi yang merupakan keturunan Ki Supogati dari Majapahit.
- Empu Gedhe yang merupakan anak dari Empu Cublak dari Pajang.
- Empu Luwing dari Semarang yang merupakan keturunan dari Empu Ki Koso Madura.
- Ki Guling dari Mataram.
- Ki Ancer dari Kalianjir.

Sedangkan Ki Tundhung dari Kudus atau Ki Supo Enom (Jokosupo II) ditugaskan untuk membawahi semua Empu (Empu Jejeneng), dan diberi gelar "Pangeran Sendhang" oleh Sultan Agung.


3. Ciri-ciri Keris Tangguh Mataram Amangkurat (abad 17)

keris sengkelat tangguh mataram amangkurat
Keris Sengkelat Kelengan Tangguh Mataram Amangkuratan

- Pasikutannya gagah birowo.
- Besinya mentah berwarna hitam keabu-abuan.
- Pamornya kemambang.
- Ukuran bilahnya termasuk panjang, yaitu kurang lebih 38 cm.
- Sirah cecaknya tampak lancip tapi bagian ujungnya tidak begitu lancip.
- Gonjonya tergolong kecil.

Keris tangguh Mataram Amangkuratan memiliki ciri-ciri yang hampir sama dengan Keris tangguh Mataram Sultan Agung. Kesamaan dari tangguh Amangkurat dan Sultan Agung yaitu besi yang digunakan tidak matang karena proses tempa yang kurang maksimal.

Keris tangguh Mataram Amangkuratan memiliki karakter yang gagah dan tegas sehingga cocok dimiliki oleh orang yang berjiwa pemimpin.


Demikian sedikit informasi tentang ciri-ciri dan karakter Keris tangguh Mataram Senopaten, Sultan Agung dan Amangkuratan yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar benda-benda pusaka, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Ciri-ciri dan karakter Keris tangguh Mataram Senopaten, Sultan Agung dan Amangkuratan"

Untuk Pemesanan Benda Pusaka, Call/Sms: 0858-7027-7889 atau Chat via WA: